Pemkab Dianggap Klaim Program Pangajen Rakyat Pinunjul; Edo dan Nuzul Tegaskan Hadiri Acara Karena Diundang Waroeng Rakyat, Bukan Bupati

KUNINGAN (MASS) – Keberatannya Waroeng Rakyat karena programnya merasa diklaim oleh Pemda Kuningan, jadi perbincangan banyak pihak. Pasalnya, Waroeng Rakyat keberatan karena pihaknya sebagai penyelenggara, tidak disebutkan oleh Pemkab saat Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan ke-528. Alhasil, acara yang digagas komunitas itu, belakangan justru disangka program daerah yang anggarannya bersumber dari APBD.

H.M. Ridho Suganda, mantan Wakil Bupati Kuningan terdahulu yang juga hadir dalam kegiatan Pangajen Rakyat Pinunjul 2026, angkat bicara kala dikonfirmasi tentang hal tersebut. Ia mengaku, empat bulan kebelakang dirinya di hubungi oleh rekan-rekan Waroeng Rakyat untuk memberikan testimoni dan ajakan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan untuk mengikuti Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 yang diselenggarakan oleh Waroeng Rakyat.

“Saya empat bulan lalu di hubungi sama temen-temen Warak, minta testimoni dan ajakan, mereka menjelaskan teknis dan sebagainya, ngga ada tuh mereka bilang acara itu dibiaya APBD,” akunya, Rabu (2/9/2026).

Karenanya, Edo juga mengaku bahwa saat Acara Puncak Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 (Minggu, 23/07/2026) dirinya diundang oleh Waroeng Rakyat.

“Pas acara puncaknya kemarin saya diundang sama Warak, bukan sama Bupati apalagi Sekda. Jadi jelas Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 itu acara Waroeng Rakyat,” ucapnya.

Menyikapi dinamika yang ramai pasca Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan, Edo berharap Pemerintah Daerah harus lebih teliti lagi dalam segala hal.

“Wadduuuh, kalo katanya kurang teliti, sok lah diperbaiki. Tapi kan masa iya,” saran Edo, sambil tersenyum.

Edo juga mengapresiasi rekan-rekan Wareong Rakyat yang terus konsisten berdiskusi dan selalu membuat terobosan untuk kemajuan Kabupaten Kuningan. “Acara Pangajen kan belum ada sebelumnya, emang bagus temen-teman Warak mah, diskusi jalan, terobosan nya alus pisan,” pujinya.

Senada, pengakuan serupa juga diutarakan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy. Ia mengaku hadir dalam kegiatan tersebut karena diundang oleh Waroeng Rakyat.

Sementara, Sekda Kabupaten Kuningan U Kusmana, yang juga Ketua Hari Jadi Kuningan, kala dikonfirmasi hal tersebut belum memberikan keterangan. (eki)