Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Gambar: Wikipedia

Netizen Mass

Biofuel Indonesia: Langkah Menuju Energi Bersih dan Ekonomi Hijau

KUNINGAN (MASS) – Setiap hari, jutaan kendaraan dan pabrik di seluruh dunia memuntahkan emisi karbon ke atmosfer, mendorong planet kita semakin dekat ke titik kritis perubahan iklim. Data terbaru dari International Energy Agency (2023) menunjukkan fakta mengkhawatirkan: 80% kebutuhan energi global masih dipenuhi oleh bahan bakar fosil, sementara cadangannya diprediksi akan habis dalam 40-50 tahun mendatang. Kondisi kritis ini telah mendorong komunitas ilmiah global untuk berpacu mengembangkan solusi energi yang lebih berkelanjutan. Selain itu, memanfaatkan pula sumber daya yang sering terabaikan di sekitar kita—seperti limbah organik—sebagai solusi dari permasalahan ini.

Limbah dapur, kulit buah, hingga minyak jelantah sering dianggap sebagai sampah tak berguna. Namun, tahukah Anda bahwa semua ini dapat diubah menjadi energi terbarukan yang disebut biofuel? Di tengah tantangan krisis energi dan perubahan iklim, biofuel menawarkan solusi yang menarik dan ramah lingkungan.

Pengertian, Jenis, & Cara Produksi Biofuel

Biofuel, atau bahan bakar nabati, adalah energi terbarukan yang dihasilkan dari biomassa organik seperti tanaman pangan, limbah pertanian, alga, atau bahkan sampah organik. Terdapat beberapa jenis biofuel yang umum dikenal, di antaranya ada bioetanol, biodiesel, dan biogas. Di Indonesia, masing-masing jenis biofuel ini memiliki bahan baku dan cara produksi yang berbeda (Dharmawan et al., 2018).

1. Bioetanol

Bioetanol dihasilkan dari fermentasi bahan baku yang mengandung karbohidrat, seperti tebu dan singkong. Proses produksinya melibatkan penghancuran bahan baku untuk dilepaskan gulanya. Setelah itu, gula difermentasi oleh mikroorganisme seperti ragi (Saccharomyces cerevisiae) untuk menghasilkan etanol dan karbon dioksida (CO2). Etanol yang dihasilkan disuling sehingga kemurniannya dapat meningkat.

2. Biodiesel

Biofuel jenis ini dihasilkan dari bahan baku seperti minyak sawit. Produksinya melalui proses transesterifikasi, yaitu reaksi antara minyak nabati dan alkohol (biasanya metanol) yang ditambahkan katalis sebagai bahan untuk mempercepat reaksi (seperti NaOH atau natrium hidroksida) sehingga dihasilkan biodiesel dan gliserol sebagai produk samping.

3. Biogas

Bahan baku untuk biogas di antaranya adalah limbah dapur, kotoran hewan, dan limbah pertanian. Biogas ini dihasilkan dari fermentasi bahan organik oleh mikroorganisme secara anaerobik (tanpa oksigen) yang menghasilkan metana (CH4). Ini bahkan bisa digunakan untuk memasak atau penerangan. Oleh karena itu, proses ini tidak hanya menghasilkan energi, tetapi juga mengurangi volume limbah yang mencemari lingkungan (Sulasminingsih et al., 2023).

Dengan berbagai jenis biofuel dan proses produksinya yang unik, penting untuk memahami bagaimana biofuel dapat berdampak positif pada lingkungan dan ekonomi, sehingga masyarakat lebih percaya diri dalam mengadopsi energi terbarukan ini.

Dampak Biofuel Terhadap Lingkungan dan Ekonomi

Biofuel menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Hal ini dibuktikan dengan implementasi biodiesel. Penelitian di Jerman menunjukan bahwa penggunaan biodiesel dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Pada tahun 2018, penggunaan 3,5 ton biofuel di sektor industri berhasil mencegah emisi sekitar 9,2 juta ton CO2, yang berarti pengurangan emisi gas rumah kacanya mencapai angka 83,8%. Selain itu, di Indonesia program mandatori biodiesel B30 yang dilakukan pada tahun 2022 telah berhasil menurunkan emisi hingga 27,8 juta ton CO₂e dengan alokasi kuota biodiesel sebanyak 11 juta kiloliter (KL) (Kementerian ESDM, 2023). Fenomena ini menunjukan biodiesel tidak hanya efektif dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menjadi alternatif bahan bakar yang berkelanjutan dan dapat diperbaharui.

Produksi biofuel dari biomassa, seperti tebu, jagung, dan limbah organik menciptakan peluang besar untuk memberdayakan masyarakat, terutama di sektor pertanian. Dengan nilai ekonomi mencapai 10 miliar USD pada tahun 2022 diperkirakan meningkat hingga mencapai angka 11,2 miliar USD atau sekitar kurang lebih 181 T (DPR RI, 2023). Peningkatan ini menunjukan bahwa investasi dalam biofuel dapat memberikan keuntungan ekonomi yang substansial sambil mendukung keberlanjutan lingkungan. Namun, untuk mencapai keuntungan yang bisa diperoleh, biofuel memiliki beberapa tantangan yang perlu dihadapi.

Tantangan & Potensi Biofuel di Indonesia

Tantangan yang dihadapi Indonesia dalam pengembangan biofuel cukup kompleks, terutama terkait deforestasi yang mengalihfungsikan lahan hutan menjadi perkebunan sawit untuk produksi biofuel. Hal ini tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga meningkatkan emisi karbon karena hilangnya fungsi hutan sebagai penyerap karbon (Azhar, 2021). Ini juga berkesinambungan dengan persaingan antara penggunaan lahan untuk biofuel dan kebutuhan pangan yang dapat memicu kenaikan harga bahan pokok lho! Di sisi lain, biaya produksi biofuel berbasis kelapa sawit juga masih cukup tinggi. Berdasarkan studi, harganya ada di sekitar Rp10.000–Rp12.000 per liter (Helbawanti, 2023), jauh lebih mahal dibandingkan dengan bahan bakar fosil seperti solar yang hanya berkisar antara Rp7.000–Rp9.000 per liter (Anggun, 2023). Namun, tenang saja, meskipun tantangan tersebut ada, prospek biofuel di Indonesia tetap cerah.

Indonesia memiliki sumber daya hayati yang melimpah. Dengan teknologi baru yang sedang berkembang, penelitian menunjukkan mikroalga mampu menghasilkan biodiesel dengan efisiensi lebih tinggi dan dampak lingkungan yang lebih kecil dibandingkan tanaman seperti kelapa sawit (Sarman, 2018). Selain itu, teknologi lignoselulosa memungkinkan pemanfaatan limbah pertanian dan hutan sebagai bahan baku biofuel, sehingga dapat mengurangi kebutuhan lahan pertanian dan menurunkan biaya produksinya (Widodo, dkk., 2018).

Pada akhirnya, keberhasilan Indonesia dalam mengembangkan biofuel tidak hanya bergantung pada teknologi canggih, tetapi juga pada kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kerjasama yang erat antara berbagai pihak. Jika semua elemen ini dapat berjalan selaras, biofuel bukan sekadar sumber energi masa depan, tetapi juga menjadi simbol langkah maju Indonesia dalam menghadapi krisis energi global!

REFERENSI:

Anggun, S., Jusmani., Totok. S. (2023). Analisis Biaya Produksi Pada PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal eCo-Fin, 5(3), 195-203. http://dx.doi.org/10.32877/ef.v5i3.849

Chen, L., dkk. (2023). “Advances in Metabolic Engineering for Biofuel Production.” Nature Biotechnology, 41(3), 289-301.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2023). Buletin APBN Vol. VIII, Edisi 7, April 2023. Diakses dari https://berkas.dpr.go.id/pa3kn/buletin-apbn/public-file/buletin- apbn-public-176.pdf

Dharmawan, A. H., Nuva, Sudaryanti, D. A., Prameswari, A. A., Amalia, R., & Dermawan, A. (2018). Pengembangan bioenergi di Indonesia: Peluang dan tantangan kebijakan industri biodiesel. Working Paper 242. Bogor, Indonesia: Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR). https://doi.org/10.17528/cifor/006890

Helbawanti, O. (2023). Potensi pasar minyak nabati jagung, kelapa, kacang tanah, biji bunga matahari, kedelai dan kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif (biofuel). Suluh Pembangunan Journal of Extension and Development, 5(1), 75-84. https://doi.org/10.23960/jsp.vol5.no1.2023.189

International Energy Agency. (2023). World Energy Outlook 2023.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2023, 11 Oktober). Berkat Biodiesel, Emisi Turun 27,8  Juta CO2e Sepanjang    2022.    Diakses dari https://www.esdm.go.id/en/media-center/news-archives/berkat-biodiesel-emisi-turun- 278-juta-co2e-sepanjang-2022

Sembiring, M., Sukardi, S., Suryani, A., & Romli, M. (2015). Model biaya produksi biodiesel berbasis minyak sawit. Jurnal Litbang Industri, 5(1), 23. https://doi.org/10.24960/jli.v5i1.663.23-36

Sulasminingsih, S., Hafiz, F., Sari, K., & Yuninda, S. (2023). Penggunaan biomassa sebagai energi alternatif pembangkit listrik di wilayah pedesaan. Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation (JOSEON), 1(1), 42–51. https://ejournal.upnvj.ac.id/joseon

Widodo, L., Ihsan, I., & Santoso, A. (2018). Profitabilitas biodiesel dari biomasa mikroalga. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(1), 117. https://doi.org/10.29122/jtl.v19i1.2551

Tim Penyusun : Azka Nur Aulia, Bahawati Andal Kiay, Delima Maulidiya Romdoni dan Lathifa Nur Aisha, Mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tim Penyusun : Azka Nur Aulia, Bahawati Andal Kiay, Delima Maulidiya Romdoni dan Lathifa Nur Aisha, Mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Persoalan pengolahan air di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), akhirnya dibahas dalam Rakor yang digelar di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pada rangkaian Pemilihan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Kuningan (STAIKU), komisariat menggelar debat kandidat calon ketua pada Selasa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Cikupa Kecamatan Darma, rumah penerima bantuan sosial (bansos) terutama PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai),...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Meskipun isu tambang sering menjadi perdebatan, ternyata di Kabupaten Kuningan hanya ada tiga tambang yang beroperasi secara resmi. Ketiganya terletak di...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan futsal kategori Putri tingkat SLTA sederajat berlangsung dengan seru di Gedung Olahraga Ewangga Kuningan pada Selasa (20/1/2026). Dalam laga yang...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Sosial Budaya

KUNINGAN (MASS) – Menandai 28 tahun perjalanan kreatifnya, Teater Sado menggelar Pameran Milestone di Gedung Kesenian Raksa Wacana, Kuningan, yang rencananya akan terus berlangsung...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan meresmikan Mushala Ar-Rahmat yang berlokasi di kompleks Gedung Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (20/1/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar didampingi Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melakukan peninjauan ke kawasan Telaga Nilem di Desa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dalam sidak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM ke Kuningan, kemarahan Kuwu Cikalahang Kusnan ke Direktur PAM Kuningan Ukas Suharfaputra...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Pasca undur dirinya Hj Heni Susilawati S Sos MM dari jabatan direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kuningan, kini Pemkab Kuningan segera...

Teknologi

KUNINGAN (MASS) – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan tinggi. Heriman, seorang mahasiswa aktivis HMI,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – “Bareng Pemuda Kolaborasi Kebaikan” jadi tema yang digagas oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan dalam Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA)...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan pisah sambut dan serah terima jabatan (sertijab) pejabat administrator...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Kata RZ merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan meresmikan gedung baru dan menggelar Festival Kaulinan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Kolik atau kembung jadi hal yang umum terjadi pada bayi. Tidak itu saja, seringkali bayi juga merasa tak nyaman (bisa saja...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayanto MSi, menyampaikan pengangkatan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG)...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Kuningan memberikan penjelasan terkait status keberangkatan calon jemaah haji yang meninggal dunia akibat kecelakaan atas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan dinilai memiliki potensi strategis yang besar jika mampu dikelola secara optimal oleh pemerintah daerah. Letak geografis Kuningan yang berada...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kebun Raya Kuningan (KRK) direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan retret bagi pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kegiatan itu dijadwalkan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau masih stabil di sebulan menjelang bulan Ramadhan tahun ini. Meski demikian, ada beberapa komoditas...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Remaja Masjid Al Barokah Desa Dukuh Tengah Kecamatan Maleber baru saja menggelar Muhadhoroh Akbar sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – BMKG memperkirakan musim hujan di Ciayumajakuning akan berlanjut hingga awal Mei. Seperti diketahui, dalam beberapa waktu belakangan cuaca di Kabupaten Kuningan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar menegaskan komitmennya untuk menindak tegas kasus pembalakan liar yang terjadi di kawasan Gunung Ciremai, khususnya...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...