KUNINGAN (MASS) – Bina Nutrisi Anak Tangguh di Desa Cikondang alias Bintang) merupakan sebuah program yang digagas oleh Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) Kelompok Desa Cikondang.
Program ini merupakan tindak lanjut dari survei dasar kesehatan masyarakat yang telah dilakukan di Desa Cikondang pada Februari 2025. Hasil survei menemukan sebuah masalah, yakni kurangnya asupan gizi serat pada anak usia sekolah dasar (SD).
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Mahasiswa PBL melakukan sebuah intervensi berupa penyuluhan terhadap warga setempat khususnya ibu-ibu yang memiliki siswa SD dan kader kesehatan desa setempat.
Ketua kelompok PBL, Dimas Maulana, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal kaya serat menjadi menu yang menarik dan bergizi bagi anak.
Pada kegiatan tersebut, Mahasiswa memberikan penyuluhan tentang gizi. Materi yang disampaikan mengenai pentingnya serat untuk tumbuh kembang anak dan pengenalan berbagai jenis pangan lokal yang mudah didapatkan.
“Kami tujukan materi ini untuk ibu-ibu dan kader, mengenai pentingnya gizi serat dan untuk tumbuh kembang anak dan, mengenalkan berbagai jenis pangan lokal yang tinggi akan serat dan mudah untuk di dapatkan,” ujar Dimas, Sabtu (30/8/2025)
Selain itu, mahasiswa juga melakukan demonstrasi dan pelatihan memasak. Pada kesempatan itu peserta secara langsung mengikuti praktik mengolah menu sehat berbasis pangan lokal, seperti Puding Bunga Telang dan Wortel serta Nasi Bunga Telang, yang kaya serat sekaligus menarik bagi anak-anak.
Melalui program Bintang, mahasiswa UBHI berharap para ibu dan kader mampu secara mandiri menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak.
“Dengan kebutuhan serat harian anak-anak terpenuhi, diharapkan dapat tercipta generasi sehat, tangguh, dan cerdas,” pungkasnya. (didin)
