Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Berkeliaran, 35 Pegawai Ditangkap

KUNINGAN- Sejak awal puasa Satpol PP Kuningan selalu melakukan razia para pegawai baik PNS, THL hingga perangkat desa di pusat keramaian atau pun dipusat ditempat umum. Hasilnya, ternyata ada 35 pegawai yang terkena razia.

Meski sejak awal para pegawai itu mengetahui bahwa ketika keluar kantor harus membawa surat tugas dari kantor. Namun, mereka berdalih bukan sengaja ada di pusat keramaian. Namun, mampir setelah melaksanakan tugas.

Menurut Kasatpol PP Kabupaten Kuningan Indra Purwantoro melalui Kabid Gakda H Supandi SH MH, 35 pegawai yang ditangkap itu menyebar di swalayan yang ada di Kuningan. Selain juga dipertokaan Siliwangi.

“Alasannya sih mampir usai rapat atau ada tugas kantor. Tapi, apapun itu jangan melakukan di jam kerja, terlebih jam kerja PNS dikurangi selama puasa ini,” jelasnya Supandi kepada kuninganmass.com, Jumat (24/5/2019).

Razia lanjut dia, akan terus dilakukan hingga menjelang PNS cuti. Pegawai yang ditangkap itu dipanggil satu persatu dan diberikan pembinaan agar tidak melakukan hal yang sama. Ketika pegawai berkeliaran maka pelayan masyarakat terganggu.

Diteangkan, mengacu kepada Perbup no 36 tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Perda no 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, maka pegawia itu akan dikenakan denda administratif sebesar Rp50 ribu yang harus disetor langsung ke kas daerah melalui bank bjb,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Supandi, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepala dinas, badan di lingkup Pemkab Kuningan agar diinformasikan terkait pelaksanaan gerakan disiplin ASN, PPK, PTT dan THL. Seharusnya pegawai malu kepada masyarakat. Sebab,  mereka dibayar negara untuk bekerja, bukan untuk keluyuran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ingat sekali lagi  jam menggunakna jam kerja untuk kepentingan pribadi karena adan waktunya.  Kami  akan terus melakukan patroli di bulan puasa pada saat jam kerja.  Jumlah 35 terbilang banyak untuk itu akan terus menggelar razia,” tuturnya.(agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement