KUNINGAN (MASS) – Baru-baru ini beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan perihal Pemberitahuan dan Permintaan Koordinasi Terkait Pelaksanaan Mutasi serta Penataan Aparatur di Lingkungan Sekolah Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Surat tersebut nampak seolah resmi dengan mencantumkan tanggal 15 Januari 2026, ditujukan kepada Kepala TK Negeri Pembina Ciawigebang, dan ditandatangani Kepala BKPSDM Kuningan secara digital.
Surat yang dibuat rapi dengan logo Pemkab Kuningan itu, seolah mengarahkan pegawai di lingkungan sekolah untuk berkoordinasi lewat sebuah kontak WA 0813-2087-018 yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kuningan. Beberapa pihak menilai, surat tersebut seperti mencari “korban” setelah terjalin komunikasi via WhatsaApp.
“Koordinasi dimaksudkan untuk mempercepat proses verifikasi, validasi dan klarifikasi data, serta kelengkapan dokumen administrative yang diperlukan guna menindaklanjuti permintaan mutasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan penataan tenaga pendidik dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan pendidikan diPemerintah Kabupaten Kuningan,” tertulis dalam surat tersebut.
Menanggapi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Kuningan, menegaskan bahwa BKPSDM tidak pernah mengeluarkan surat dimaksud. Sabtu (17/1/2026).
“BKPSDM belum pernah buat surat ini, hati-hati dengan penipuan ini,” ujarnya sembari menegaskan bahwa tanda tangan elektronik dan no hp nya palsu, bukan milik Kepala BKPSDM.
Ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk berhati-hati dan tidak menindaklanjuti surat yang tidak benar tersebut karena dipastikan merupakan informasi palsu atau hoaks. (eki)










