KUNINGAN (MASS) – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi (BEM FPST) Universitas Muhammadiyah Kuningan menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Gugah Maca dan Pojok Baca Gelis (Gerakan Literasi Dusun Manis), Minggu (8/2/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam penguatan literasi masyarakat, khususnya di Dusun Manis, Desa Kertayasa.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berlangsung selama tiga hari di desa tersebut. Melalui kerja sama itu, BEM FPST UM Kuningan menginisiasi penyaluran bantuan sebanyak 100 buku yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana edukatif guna meningkatkan minat baca dan kualitas literasi.
Bantuan buku itu juga sejalan dengan tujuan negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Buku-buku yang disalurkan diharapkan mampu menjadi media pembelajaran yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Ketua Umum BEM FPST UM Kuningan, Izzatun Nawawi, menyampaikan kerja sama tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan Pojok Baca Gelis terhadap ketersediaan bahan bacaan yang representatif dan berkesinambungan.
“Kami menggandeng TBM Gugah Maca untuk mendukung proses penyaluran serta penyediaan buku secara berkala selama empat bulan ke depan sebagai bentuk komitmen jangka menengah dalam pemberdayaan literasi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penandatanganan MoU merupakan wujud nyata peran mahasiswa dalam menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Ini bukan hanya tentang penyaluran buku, tetapi tentang menghadirkan harapan dan membuka akses literasi bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat budaya membaca di Desa Kertayasa, khususnya di Dusun Manis,” tuturnya.
Sementara itu, Founder TBM Gugah Maca, Wahyu Nur Rahman, mengapresiasi inisiatif dan fasilitasi yang dilakukan oleh BEM FPST UM Kuningan dalam upaya pemberdayaan masyarakat di bidang literasi.
“Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi positif antara mahasiswa dan komunitas literasi,” tuturnya.
Senada, perwakilan Pojok Baca Gelis, Anah Djamil, juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa dalam memfasilitasi pojok baca sebagai sarana pengembangan program literasi di Dusun Manis.
Dengan terjalinnya MoU, BEM FPST berharap penguatan literasi masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan serta menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang cerdas, berdaya, dan berkarakter melalui budaya membaca. (didin)







