KUNINGAN (MASS) – TBM Pondok Kata RZ gelar kegiatan santunan yatim dan dhuafa serta kunjungan edukatif ke Imah Teuweul gunakan odong-odong pada Minggu (1/3/2026) di Desa Bojong, Kecamatan Kramatmulya. Acara ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang menjadi momen penuh kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 anak yatim dan dhuafa menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Bendahara TBM Pondok Kata RZ, Leni Nuraeni. Selain itu, acara buka bersama diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari anak-anak yatim, dhuafa, serta anak binaan TBM Pondok Kata yang didampingi oleh para pendiri organisasi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan edukatif ke Imah Teuweul. Anak-anak mendapatkan pengalaman baru mengenai proses pembuatan madu, mulai dari pengenalan sarang lebah hingga proses pengemasan.
Setelah belajar tentang madu, suasana ngabuburit makin ceria dengan aktivitas menaiki odong-odong. Tawa dan keceriaan anak-anak sangat terasa sepanjang kegiatan. Momen-momen indah ini ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa, yang semakin menambah keriangan.
Salah satu penerima santunan, Wafda Iqlima Annajmi (8 tahun), mengungkapkan rasa bahagianya. “Aku senang sekali bisa jalan-jalan, belajar tentang madu, naik odong-odong, dapat santunan, dan bisa buka puasa bersama teman-teman. Terima kasih banyak!” ujarnya.
Ketua TBM Pondok Kata RZ, Vera Verawati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para donatur dan mitra yang telah membuat acara ini berjalan dengan baik. Semoga kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Kegiatan ini berhasil terlaksana berkat kerja sama beberapa pihak, termasuk Imah Teuweul, Bumi Kurma, Waroeng Ilmu, Universitas Muhammadiyah, dan berbagai donatur dari masyarakat. Antusiasme anak-anak terlihat jelas dari senyum dan kebahagiaan mereka sepanjang acara, menjadikan kegiatan ini sebagai momen penuh makna selama bulan Ramadan.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak orang yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan,” pungkasnya. (raqib)
















