Waspada SPBU Curang

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Pahlawan, Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi  sorotan lantaran melakukan kecurangan dengan menggunakan alat canggih untuk mengurangi takaran bahan bakar konsumen. Kecanggihan alat itu bahkan sampai mampu mengelabui pemeriksaan dari PT Pertamina.

Pertamina pun mengaku kecolongan. Aksi ini diklaim Pertamina sebagai modus penipuan baru yang sulit dipantau secara kasat mata. Pertamina sudah menyetop suplai BBM dan memastikan SPBU tersebut tidak beroperasi lagi. Ada  5 tersangka yang terdiri dari 3 orang pengelola dan 2 orang Pengawas SPBU yang ditangkap pada kamis, 2 Juni lalu.

Kasubdit Sumdaling Diskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ade Vivid mengatakan petugas sebelumnya sudah menyelidiki selama beberapa hari di SPBU berkode 34-12305 itu berdasarkan laporan dari masyarakat. Hasilnya, SPBU satu-satunya di kawasan Rempoa itu sudah menjalankan praktik penipuan dengan mengurangi takaran bahan bakar untuk konsumen.

Dari fakta di lapangan, lanjut Ade, ditemukan keadaan yang tidak normal ketika hasil pengukuran volume dengan menggunakan bejana ukur BBM tidak sesuai dengan volume liter sebagaimana seharusnya. “Jumlah pengurangan bervariasi. Per 20 liter, pelaku bisa mengurangi 1 liter BBM. Para tersangka mengakui perbuatan mereka atas kesepakatan bersama. Pemilik SPBU saat ini masih diperiksa,” tuturnya. (ADM)

FOTO: Petugas Kepolisian Subdit III Sumdaling Polda Metro Jaya memperlihatkan lima orang pelaku kejahatan pengurangan takaran volume pengisian bahan bakar minyak kepada media di SPBU 34-12305, Rempoa, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

(news.metrotvnews.com)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com