Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Government

Ancaman Hukuman 5 Tahun Menanti Bagi Penjual Rokok Tanpa Cukai

KUNINGAN (MASS)- Karena pemberkasan tahap II sudah lengkap, penyidik Bea Cukai Kantor Wilayah Jawa Barat melimpahkan seorang tersangka penjual rokok tanpa label cukai OI (47) kepada Kejaksaan Negeri Kuningan. Pelimpahan dilakukan pada  Selasa (17/09/2019).

OI adalah  warga Desa Parung, Kecamatan Darma. Ia menjual berupa 116.408 batang rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merk.

Kemudian dilakukan penindakan kepada pelaku  oleh Petugas Bea dan Cukai pada Hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 di Jalan Veteran Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan .

Pengungkapan praktek penjualan rokok ilegal ini, bermula saat Tim Bea Cukai Kanwil Jawa Barat mendapati YS, pemilik sebuah toko di Jalan Parung No.01 RT 007 RW 002, Kel/Desa Parung, Kecamatan Darma membawa sejumlah rokok yang tidak dilekati pita cukai.

“Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari telah menerima penyerahan berkas tahap II barang bukti dan tersangka tindak pidana di bidang Cukai yaitu menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai,” sebutnya Kajari Kuningan, L Tedjo Sunarno melalui Kasi Pidsus Ardhy Haryo Putranto kepada media.

Diterangkan, dari hasil pemeriksaan, diketahui barang tersebut milik pelaku OI. Selain barang yang dibawa oleh YS, petugas pun melakukan pemeriksaan di tokonya.

Sebelumnya, tersangka telah diintai oleh petugas Bea Cukai yang mendapatkan informasi kalau tersangka melakukan penjualan rokok ilegal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Atas kasus itu maka  pelaku telah melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun.(agus)

Adapun Barang bukti yang berhasil diamankan berupa :

 

a.Rokok jenis SKM merek “CC Mild” dengan jumlah 5 karton @20 slop.@10

bungkus, @20 batang= 20.000 batang yang kedapatan tidak dilekati pita

cukai;

b.Rokok jenis SKM merek “SOS MERAH” dengan jumlah 4 karton @15 slop,

@10 bungkus, @20 batang = 12.000 batang yang kedapatan tidak dilekati

Advertisement. Scroll to continue reading.

pita cukai;

c.Rokok jenis SKM merek “SOS BIRU” dengan jumlah 18 karton @15 slop,

@10 bungkus, @20 batang = 54.000 batang + 7 slop @10 bungkus, @20

batang= 1.400 batang yang kedapatan tidak dilekati pita cukai;

d.Rokok jenis SKM merek “GOONG 21” dengan jumlah 8 karton @20 slop,

@10 bungkus, @16 batang= 25.600 batang yang kedapatan tidak dilekati

pita cukai;

e.Rokok jenis SKM merek “ROSI” dengan jumlah 81 bungkus @16batang =

Advertisement. Scroll to continue reading.

1.296 batang yang kedapatan tidak dilekati pita cukai;

f.Rokok jenis SKM merek “HERO”dengan jumlah 13 slop @10 bungkus, @16

batang= 2.080 batang + 2 bungkus @16 batang= 32 batang yang kedapatan tidak dilekTI pita cukai.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)-  Kejari Kuningan Selasa (21/7/2020) menggelar upacara di Taman Makam Pahlawan Haurduni Kuningan.    Tampak Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan L Tedjo Sunarno MH beserta...

Government

KUNINGAN (MASS)- Untuk mengantisipasi adanya pegawai yanga terpapar virus covid-19, Kejaksaan Negeri Kuningan menggelar rapid test. Kegiatan yang digelar Kamis (11/6/2020) diikuti juga para...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Geger kembali di Kuningan kejaksaan negeri memanggil kepala UPT KB yang sekarang UPTD pengendalian penduduk pemberdayaan perempuan dan perlindungan, yang sebelumnya...

Government

KUNINGAN (MASS) – Situasi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan saat ini tengah menghangat. Hal ini pasca...

Advertisement