Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Alam Bukan untuk Ditakuti, Tapi Jangan Pula Dieksploitasi


KUNINGAN (MASS) Fenomena yang ramai disebut sebagai “kerasukan alam pinus” di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, telah memantik berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Ada yang mengaitkan dengan hal mistis, ada pula yang menjadikannya bahan sensasi.

‎Namun sebagai kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, kami berdiri pada prinsip rasionalitas, keberanian moral, dan keberpihakan pada kebenaran.

‎Alam tidak pernah “kerasukan”. Yang kerasukan justru bisa jadi adalah nurani manusia yang kehilangan kepekaan.

‎Hutan pinus di lereng Ciremai bukan sekadar lanskap wisata atau objek cerita mistik. Ia adalah sumber kehidupan. Dari batangnya mengalir getah yang menjadi sumber penghidupan. Dari akarnya terjaga keseimbangan tanah dan air. Dari rindangnya, masyarakat mendapatkan udara dan keteduhan.

‎Tetapi pertanyaannya:
‎Siapa yang benar-benar menjaga?
‎Dan siapa yang diam-diam menikmati tanpa tanggung jawab?

‎Kami menyoroti dengan tegas adanya oknum-oknum yang mengambil manfaat ekonomi dari getah pinus, namun abai terhadap kelestarian dan kesejahteraan lingkungan sekitar. Lebih ironis lagi, ketika isu-isu mistis dimunculkan atau dibiarkan berkembang, perhatian publik justru dialihkan dari persoalan yang lebih substansial: tata kelola, transparansi, dan tanggung jawab pengelolaan sumber daya alam.

‎Jangan sampai isu “kerasukan” dijadikan tirai untuk menutup praktik eksploitasi.

‎Jika ada pihak yang selama ini menikmati hasil getah pinus, maka sudah semestinya mereka juga berdiri paling depan dalam menjaga kelestarian hutan. Bukan justru berlindung di balik cerita-cerita yang mengaburkan akal sehat masyarakat.

‎Sebagai IMM Kuningan, kami menegaskan:

‎1. Kami menolak segala bentuk tahayul dan narasi yang tidak berbasis ilmu.
‎2. Kami mengecam segala bentuk eksploitasi sumber daya alam tanpa tanggung jawab.
‎3. Kami mendesak transparansi pengelolaan hasil hutan, termasuk distribusi manfaat ekonomi dari getah pinus.
‎4. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi bersama, bukan hanya mempercayai isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

‎Alam tidak pernah meminta untuk disakralkan secara berlebihan. Alam meminta untuk dijaga dengan ilmu, diurus dengan amanah, dan dimanfaatkan dengan adil.

‎Jika hari ini yang ramai adalah isu kerasukan, maka tugas mahasiswa adalah mengembalikan diskursus pada persoalan struktural: siapa mengelola, siapa diuntungkan, dan apakah sudah adil bagi masyarakat sekitar?

‎Kami percaya, mahasiswa bukan sekadar penonton. Mahasiswa adalah penjaga nalar publik.
‎Mahasiswa adalah pengingat ketika kekuasaan mulai lalai.

‎IMM Kuningan akan terus berdiri pada barisan pencerahan — melawan kepanikan dengan ilmu, melawan ketidakadilan dengan keberanian, dan melawan keserakahan dengan integritas.

‎Karena yang lebih berbahaya dari cerita mistis adalah kerakusan yang dibungkus diam.

‎IMM Kuningan
‎Berilmu. Beriman. Berjuang

Oleh: Yoyo Satrio

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Di tengah polemik penyadapan getah pinus di kawasan konservasi, muncul petisi “Selamatkan Gunung Ciremai dari Komersialiasai Ilegal Berkedok Zona Tradisional”. Petisi...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Menyikapi pemberitaan seputar pemungutan HHBK getah pinus, Penyuluh kehutanan TNGC, Nisa Syachera angkat bicara. Dikatakan, Taman Nasional Gunung Ciremai ditunjuk pada...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi dinamika kasus penyadapan pinus illegal di Taman Nasional Gunung Ciremai. Bahwa dalam ilmu hukum ada asas Lex specialis derogat legi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Polemik penyadapan getah pinus di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir. Sejumlah kepala desa bersama Kelompok Tani Hutan (KTH)...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Indoenesia dianeugerahi alam yang sangat kaya dan beragam. Kekayaan alam ini sebagai pemberian Tuhan Yang Maha Esa harus dijaga dengan sebaik-baiknya...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kuningan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH MH tegas mengatakan bahwa secara hukum, penyadapan getah pinus di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pakar hukum konservasi Dr H Dadan Taufik S Hut SH MH MKn yang juga akademisi dan dosen, angkat bicara perihal polemik...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Polemik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK), khususnya penyadapan getah pinus di zona tradisional kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, terus bergulir....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Candrika Adhiyasa, ahli lingkungan sekaligus konsultan lingkungan asal Kuningan, menyatakan pentingnya kepastian regulasi dalam penyadapan getah pinus di lereng Gunung Ciremai....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Persoalan pengelolaan getah pinus di lereng Gunung Ciremai kini tidak lagi sekadar soal ekonomi kehutanan. Ia telah berkembang menjadi ujian serius...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Tiga kepala desa penyangga Gunung Ciremai angkat bicara mengenai polemik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK), khususnya penyadapan getah pinus di...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Terminologi hablum minal alam (hubungan manusia dengan alam) pada konteks syiar Islam, muncul lebih belakangan dibanding dua terminologi sebelumnya yaitu hablum...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Perkumpulan AKAR menggelar aksi solidaritas di Taman Dahlia, depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (18/2/2026) sore ini. Aksi itu diikuti komunitas penggiat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Belakangan ini viral sebuah foto penyadapan yang dianggap berlebuhan di wilayah Desa Cisantana Kecamatan Cigugur yang menjadi sorotan masyarakat. Merasa ada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pentolan LSM AKAR, aktivis pecinta lingkungan, Amalo, hampir dipukuli oleh sejumlah massa yang diduga penyadap pinus di Gunung Ciremai, Kamis (12/2/2026)....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di tengah pesatnya dinamika industri pariwisata di Kabupaten Kuningan, Desa Cisantana muncul sebagai prototipe keberhasilan tata kelola wisata berbasis komunitas (Community...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pasca audiensi pengelolaan pemanfaatan air dari Gunung Ciremai, Bupati Kuninan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si menegaskan tidak akan memberhentikan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Polemik alih fungsi lahan di Kuningan terpaku pada salah satu regulasi yang sampai saat ini belum di sahkan yaitu RTRW (Rencana...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Polemik terkait pembukaan jalan yang disebut-sebut menyerupai sirkuit serta penggunaan alat berat di kawasan lereng Gunung Ciremai akhirnya dijawab oleh manajemen...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Status Kabupaten Kuningan sebagai daerah konservasi alam kembali menjadi sorotan, menyusul maraknya bencana alam seperti longsor yang terjadi di berbagai wilayah....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Unisa Kuningan menggelar tadabbur alam atau yang lebih dikenal dengan hiking, yang bertajuk “Merekatkan Ukhuwah, Menyatu...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) bakal dilaporkan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuningan Asep Susan Sonjaya Suparman atau yang...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan, yang terletak di lereng Gunung Ciremai, dikenal sebagai salah satu kantong keanekaragaman hayati dan penyangga sistem hidrologis penting di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten kuningan, Renis Amarulloh, menyoroti maraknya pelanggaran terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Informatika Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan mengikuti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dengan pendekatan Contextual Learning...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Kesehatan Maasyarakat (Himakesmas) STIKes Kuningan, baru saja menggelar Enviromentaly School di SDN 3 Cengal Kecamatan Japara....