Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Aktivis Datangi Kejaksaan

KUNINGAN (MASS) – Para aktivis ormas dan LSM di Kabupaten Kuningan mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kuningan, Kamis (1/8/2019). Kedatangan mereka berkaitan dengan sepak terjang kejaksaan dalam menangani sejumlah kasus dugaan korupsi.

Para aktivis tersebut diantaranya dari Gamas, Barak, Gibas, Siluman dan elemen masyarakat lainnya. Mereka tiba di kantor kejari sekitar pukul 08.30 WIB. Namun pukul 10.00 WIB pulang lantaran pejabat yang hendak ditemui berhalangan.

“Tadinya mau audiensi, tapi karena gak ada, nanti ada agenda ulang,” kata Muhammad Noor, ketua Siluman.

Seperti diberitakan sebelumnya, mereka ke kantor kejari kaitan dengan proyek pemeliharaan jalan. Salah satu dari mereka, Manaf Suharnaf mengatakan, sejauh ini ia belum mendengar lagi kelanjutan penanganan perkara tersebut.

Ia berharap masalah tersebut dituntaskan agar hukum tetap berwibawa. “Para pihak terkaitnya sudah dipanggil, tapi enggak tahu sejauhmana penanganannya,” kata Manaf.

Bagaimana jika tidak ditemukan bukti yang cukup? Ia berpendapat, aturan swakelola memang ada. Namun untuk pengadaan barang, sepengetahuannya mesti dilelangkan ke pihak ketiga.

“Seperti aspalnya, batu split, itu harusnya dipihakketigakan,” tukasnya. (deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Massa aksi yang menuntut kedilan peradilan HRS di depan kantor Kejaksaan Negri Kuningan pada Selasa (23/3/2021) siang, membubarkan diri sebelum tepat...

Government

KUNINGAN (MASS)-  Kejari Kuningan Selasa (21/7/2020) menggelar upacara di Taman Makam Pahlawan Haurduni Kuningan.    Tampak Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan L Tedjo Sunarno MH beserta...

Government

KUNINGAN (MASS)- Untuk mengantisipasi adanya pegawai yanga terpapar virus covid-19, Kejaksaan Negeri Kuningan menggelar rapid test. Kegiatan yang digelar Kamis (11/6/2020) diikuti juga para...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Geger kembali di Kuningan kejaksaan negeri memanggil kepala UPT KB yang sekarang UPTD pengendalian penduduk pemberdayaan perempuan dan perlindungan, yang sebelumnya...

Advertisement