Aktif Dampingi Tuna Netra, Vika Rahmawati Cerita tentang Cita-cita untuk Terus Tumbuh dan Bermanfaat Bagi Orang Lain

KUNINGAN(MASS) – Semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat terus ditunjukkan Vika Rahmawati. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Vika juga aktif terlibat sebagai Mitra Bakti DPC Pertuni Kabupaten Kuningan, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan penyandang disabilitas netra.

Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Vika terhadap kelompok disabilitas. Ia tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi, tetapi juga berusaha hadir di tengah masyarakat dan ikut mendukung berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas netra untuk berkembang.

Sebagai Mitra Bakti DPC Pertuni Kabupaten Kuningan, Vika turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang berkaitan dengan penyandang disabilitas netra. Peran tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk berdaya dan berkarya.

“Bagi saya, keterlibatan sebagai Mitra Bakti bukan hanya tentang ikut dalam sebuah kegiatan. Ini adalah kesempatan untuk belajar, membantu, dan memberikan manfaat secara langsung kepada teman-teman penyandang disabilitas netra,” ujar Vika kepada kuninganmass.com, baru-baru ini.

Vika menilai, penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkembang apabila mendapatkan dukungan, kesempatan, dan lingkungan yang tepat. Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu membangun kepedulian dan tidak memandang keterbatasan sebagai penghalang bagi seseorang untuk berkarya.

Kepedulian Vika terhadap kegiatan sosial tersebut berjalan beriringan dengan aktivitasnya sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan.

Semangat tersebut telah tumbuh sejak Vika masih berusia empat tahun. Sejak kecil, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti pidato, biantara, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), bernyanyi solo, hingga pupuh dan ngidung Sunda.

Di lingkungan kampus, konsistensi Vika dalam berorganisasi dan berkegiatan juga mendapat penghargaan. Pada 2025, ia menerima penghargaan Mahasiswa Terbaik BEM Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, kepemimpinan, dan pengabdiannya selama menjadi mahasiswa.

Namun, bagi Vika, prestasi tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar. Selain aktif sebagai Mitra Bakti DPC Pertuni Kabupaten Kuningan, ia kini juga mengembangkan kemampuan sebagai Master of Ceremony (MC), moderator seminar, serta terlibat dalam berbagai kegiatan formal maupun nonformal.

Di bidang pendidikan, Vika juga mengabdikan dirinya sebagai guru bimbingan belajar. Latar belakang pendidikan PGSD membuatnya ingin membantu anak-anak meningkatkan kemampuan belajar sekaligus membangun karakter positif sejak dini.

“Saya ingin terus bertumbuh, memperluas jaringan, mengembangkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi orang lain. Selama masih diberi kesempatan, saya akan terus berkarya dan tidak pernah berhenti belajar,” pungkasnya. (raqib)