Angin Kencang Terjang Desa Cineumbeuy, Enam Rumah Warga Rusak

KUNINGAN (MASS) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menerjang Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (29/10/2026) sore. Peristiwa itu mengakibatkan enam rumah warga di dua dusun mengalami kerusakan, bahkan beberapa di antaranya mengalami kerusakan berat.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan deras menyebabkan sejumlah bagian atap rumah warga rusak akibat genteng dan asbes yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, mengatakan insiden ini berdampak pada warga di Dusun I RT 05 RW 01 dan Dusun II RT 08 RW 02, Desa Cineumbeuy.

Di Dusun I, empat rumah warga mengalami kerusakan. Rumah milik Juandi Wijaya (44), Rasidi (58), Juandi (31), dan Oyo Juharyo (66) terdampak angin kencang dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Salah satu rumah milik Juandi (31) dilaporkan mengalami kerusakan berat pada bagian atap.

Sementara itu, di Dusun II, dua rumah warga turut terdampak, yakni milik Darsa (79) dan Didi Kurniadi (43). Rumah milik Darsa mengalami kerusakan pada bagian genteng dapur, sedangkan rumah milik Didi Kurniadi mengalami kerusakan berat pada bagian atap.

“Terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang dari pukul 15.00 sampai pukul 17.30 mengakibatkan kejadian bencana angin kencang di Desa Cineumbeuy,” ujar Indra.

Meski mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan, BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selain kerusakan rumah, kondisi tanah di bagian belakang salah satu rumah warga di Dusun I juga dilaporkan mengalami korosi dan menjadi labil. Kondisi ini berpotensi memicu longsor apabila kembali diguyur hujan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Kuningan telah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen di lokasi bencana. Aparat desa juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, PLN, serta BPBD dalam upaya penanganan darurat.

Warga bersama aparat desa turut melakukan pembersihan material bangunan, termasuk genteng yang berserakan, secara gotong royong. Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak saat ini adalah material bangunan untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan pembaruan BPBD Kabupaten Kuningan per Jumat (30/10/2026) pukul 12.00 WIB, proses pembersihan material bangunan masih berlangsung. (didin)