KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Universitas Muhammadiyah Kuningan yang tergabung dalam Kelompok 1 melaksanakan kunjungan edukatif ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Kata RZ selama tiga pekan, setiap hari Minggu.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat peran Taman Bacaan Masyarakat dalam menumbuhkan minat baca, mengembangkan kreativitas, serta melatih kemampuan bersosialisasi anak sejak usia dini.
Salah satu anggota kelompok, Wildan Nurhidayat, menyampaikan kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana TBM berperan sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.
“TBM tidak hanya menyediakan ruang bagi anak-anak untuk membaca dan menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat untuk berinteraksi dengan teman sebaya melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan edukatif,” ujar Wildan, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, selain aktivitas membaca, TBM juga menghadirkan beragam kegiatan, seperti pembelajaran di luar ruangan (outdoor learning), berenang, serta membuat kerajinan berbahan dasar sabun. Berbagai aktivitas itu dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif kepada anak-anak.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal lingkungan sekitar, melatih keberanian, meningkatkan kebugaran, serta mengembangkan kreativitas dan ketelitian. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai orang lain,” tuturnya.
Sementara itu, Dosen pengampu mata kuliah Pembangunan Berkelanjutan, Leni Nuraeni MHum, menyampaikan bahwa keberadaan taman bacaan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya dalam membangun kebiasaan membaca, mengembangkan kreativitas, dan melatih kemampuan bersosialisasi.
“TBM Pondok Kata RZ hadir sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak untuk menumbuhkan minat baca, mengembangkan kreativitas, serta melatih kemampuan bersosialisasi sejak dini,” ungkap Leni.
Ia menambahkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menyenangkan, anak-anak tidak hanya belajar membaca, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan membangun rasa percaya diri.
“Kami berharap keberadaan TBM ini dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini,” tambahnya.
Menurut Leni, kunjungan mahasiswa PBSD Universitas Muhammadiyah Kuningan juga menjadi kesempatan yang baik untuk berbagi pengalaman sekaligus memperluas wawasan mengenai pentingnya literasi dalam kehidupan masyarakat.
Bagi mahasiswa PBSD Universitas Muhammadiyah Kuningan, khususnya Kelompok 1, kegiatan ini menjadi pengalaman langsung untuk memahami pentingnya literasi serta peran masyarakat dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Adapun tujuh mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 1 yaitu Leni Siti Sabatiah Pratiwi, Nazla Nurul Zahrani, Azkia Priscilia Putri, Wantika Farah S., Aizar Faiz F., Hikmattiar, dan Wildan Nurhidayat. (didin)
