KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya menggagas pangajen Rakyat Pinunjul, kini forum diskusi Waroeng Rakyat kembali menggagas program inovatif, yakni Ciremai Smart Competition (CSC), ajang lomba cerdas cermat untuk anak sekolah tingkat SLTP se-Kabupaten Kuningan, namun pesertanya khusus penerima bantuan keuangan PIP (Program Indonesia Pintar).
Tidak sendirian, dalam acara ini Waroeng Rakyat menggandeng Ikatan Alumni (IKA) Ikatan Pelajar Mahasiswa Kuningan (IPMK) Yogyakarta sebagai penyelenggara. Lebih jauh lagi, Waroeng Rakyat x IKA IPMK Yogyakarta juga berkolaborasi dengan Pusat Prestasi Nasional (Pupresnas) dalam acara ini.
Dalam konferensi pers penyelenggara di awal bulan Oktober 2026 ini, Ketua Panitia Kegiatan Reza Amrulloh, menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk “Membuktikan Kemampuan, Menyalakan Harapan” ini memang dirancang sebagai ruang yang setara bagi siswa penerima PIP untuk berkompetisi.
Ia menegaskan, siswa penerima bantuan tidak bantuan punya panggung yang sama, terbuka. Reza mengamini, selama ini siswa penerima bantuan seringkali memiliki akses yang terbatas untuk berprestasi.
“Dalam program CSC ini kita fokus pada siswa-siswi penerima manfaat PIP Program Indonesia Pintar. Kita kasih ruang terbuka seluas-luasnya kepada seluruh siswa SMP, MTs, sederajat untuk mengikuti lomba ini,” ujar Reza, sembari mengajak para siswa penerima PIP bisa membuktikan diri dalam ajang tersebut.
Sekilas tentang CSC 2026
Loma cerdas cermat ini dirancang melibatkan peserta dari tingkat SLTP, baik SMP maupun MTs. Setiap sekolah, bisa mengirimkan 3 siswa penerima PIP (1 diantaranya ditunjuk sebagai Jubir), dan akan berlomba mencakup mata pelajaran umum seperti IPA, IPS, matematika dan Bahasa Indonesia kelas 7 dan 8.
Panitia menegaskan, untuk menjaga kompetisi yang berkualitas, pihaknya akan menyiapkan dewan juri yang memiliki kompetisi sesuai bidangnya. Reza, diamini panitia lainnya, menegaskan komitmennya menjaga integritas seluruh tahapan kompetisi agar proses penilaian berlangsung objektif dan tidak memihak.
Rangkaian CSC 2026
Adapun rangkaian CSC 2026 akan dimulai dengan pendaftaran peserta yang berlangsung hingga 24 Oktober 2026 nanti. Setelahnuya, akan dilakukan verifikasi pada 25 Oktober dan technical meeting pada 26 Oktober.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahapan passing grade pada 7 November 2026. Dalam tahap tersebut, peserta dari sekolah masing-masing akan mengerjakan soal melalui tautan yang disiapkan panitia.
Reza mengatakan, mekanisme tersebut dirancang untuk menjaga integritas proses seleksi dan meminimalkan intervensi dari pihak panitia.
Dari tahapan tersebut akan ditentukan 10 sekolah terbaik untuk mengikuti semifinal. Selanjutnya, empat sekolah terbaik akan melaju ke babak grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2026.
Tanggal 28 November dipilih karena 25 November bertepatan dengan berbagai kegiatan di sekolah dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional. (eki)
