Dukung Rencana Tol Cirebon-Kuningan-Tasik, Tapi Camat Kadugede Punya Syarat, Asal….

KUNINGAN (MASS) – Camat Kadugede, Jujun Hendria MSi, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Tol Cirebon – Kuningan – Tasikmalaya apabila nantinya Kecamatan Kadugede menjadi salah satu wilayah yang dilintasi.

Menurut Jujun, pemerintah kecamatan pada prinsipnya siap mendukung apabila pembangunan jalan tol itu telah menjadi kebijakan nasional maupun kebijakan pemerintah daerah.

“Kalau misalkan seandainya Kecamatan Kadugede masuk wilayah dilintasi ya kita selaku kepanjangan tangan Pak Bupati mengucapkan terimakasih. Artinya masyarakat disini mendukung, kami juga siap mendukung kalau itu sudah menjadi kebijakan nasional, kebijakan kabupaten, ya kami siap mengamankan di wilayah untuk sama-sama masyarakat membantu terlaksananya pembangunan jalan tersebut,” ujar Jujun, Jumat (2/10/2026).

Meski demikian, Jujun menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan terlebih dahulu. Hal itu dinilai penting untuk memberikan pemahaman mengenai dampak pembangunan terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayah yang nantinya dilintasi.

Ia juga meminta agar kajian atau analisis ilmiah terkait pembangunan tol dapat disampaikan kepada masyarakat melalui dinas terkait.

“Mungkin perlu waktu untuk sosialisasi, yang penting ada kepastian berkaitan dengan situasi lingkungan, sosial masyarakat juga perlu diberikan ruang dulu. Pasti ada analisis ilmiahnya, itu perlu disampaikan,” katanya.

Menurutnya, kajian itu juga diperlukan untuk memastikan pembangunan jalan tol benar-benar memberikan dampak positif, terutama terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

“Supaya lebih memantapkan bahwa ini betul-betul bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

“Intinya kami sangat mendukung dan yang penting ada sosialisasi lingkungan bahwa itu tidak akan menimbulkan persoalan. Yang jelas itu pasti sangat dibutuhkan untuk sama-sama kita menjaga program itu supaya berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Terkait kemungkinan desa-desa di Kecamatan Kadugede yang akan dilintasi jalan tol, Jujun mengaku hingga kini pihak kecamatan belum mendapatkan informasi resmi dari dinas terkait.

Ia menyebut belum ada rapat atau undangan yang membahas secara khusus mengenai jalur yang akan dilalui di wilayah Kecamatan Kadugede.

“Sampai saat ini kami belum ada informasi dari dinas terkait berkaitan jalur-jalur mana saja. Belum ada undangan rapat antar-camat yang dilalui, jadi kami belum tahu,” ungkapnya.

Sementara ketika ditanya mengenai kemungkinan jalur yang berada di sekitar Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Jujun menyebut Desa Sukadana sebagai wilayah yang secara geografis berdekatan. Namun, ia kembali menegaskan bahwa hal itu belum dapat dipastikan sebagai bagian dari trase tol.

“Kalau yang dekat dengan Puncak ya pasti Desa Sukadana. Tapi kita belum tahu itu masuk wilayah apa bukan,” jelasnya.

Jujun menambahkan, di sekitar wilayah tersebut juga terdapat Desa Sagarahiang yang masuk wilayah Kecamatan Darma. Karena itu, pihaknya masih menunggu informasi resmi mengenai trase pembangunan jalan tol ini.

Diketahui, dalam draft revisi RTRW jalur TOL tersebut akan melintasi jalur barat Kabupaten Kuningan, membentang dari Kecamatan Pancalang, Kecamatan Cilimus, Kecamatan Jalaksana, Kecamatan Cigugur dan Kecamatan Darma, dengan salah satu jalurnya menyambung ke Jalan Arteri Primer Kecamatan Kadugede. (didin)