Rumah Warga di Lebakwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp75,5 Juta

KUNINGAN (MASS) – Rumah tinggal milik Junah (80), warga Dusun Tengah, RT 6 RW 2, Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, terbakar dini hari tadi, Selasa (29/9/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp75,5 juta.

Kepala Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 00.40 WIB. Berdasarkan keterangan saksi bernama Ocin, saat itu terdengar suara letupan dari dalam rumah.

“Setelah diperiksa, bagian atap ruang dapur sudah terbakar dan api cepat meluas dan membakar bagian atap bangunan,” ujar Andri.

Saksi kemudian meminta bantuan kepada tetangga dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Kepala Desa Pasayangan yang menerima laporan dari warga kemudian mendatangi lokasi dan menghubungi Call Center Damkar Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman.

Kepala Damkar bersama enam personel Regu 2 langsung terjun ke lokasi dengan kendaraan Randis KR4. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 30 menit dengan bantuan aparat desa serta warga setempat.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan di lokasi, api diduga bermula dari tungku di dapur yang digunakan untuk memasak air. Tungku tersebut diduga belum benar-benar padam sehingga api merambat ke kandang ayam dan tumpukan kayu bakar, kemudian menjalar ke bagian atap rumah.

Rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, yakni Junah (80), Mamat (60), dan Ocin (48). Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, ketiganya mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Adapun luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 42 meter persegi. Kerugian bangunan ditaksir sekitar Rp73,5 juta, ditambah kerusakan atau kehilangan sejumlah barang, di antaranya ranjang tidur Rp800 ribu, sofa Rp700 ribu, serta perlengkapan rumah tangga sekitar Rp500 ribu. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp75,5 juta.

Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran, termasuk yang berasal dari tungku atau kompor, gas, instalasi listrik, maupun pembakaran sampah.

Masyarakat juga diminta rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas, menghindari penggunaan colokan listrik secara berlebihan, serta menggunakan kabel dan lampu listrik yang memenuhi standar. (didin)