Kepala Desa Pamulihan Mengundurkan Diri

KUNINGAN (MASS) – Kepala Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung, Darwin Supardja, resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan kuwu, Senin (21/9/2026).

Surat pengunduran itu dibacakan oleh Kabid Pemdes DPMD Kabupaten H Hamdan Harismaya, dalam audiensi bersama unsur kecamatan, Pemdes, BPD, serta warga di Balai Desa Pamulihan.

Pengunduran diri Kuwu bukan tanpa alasan. Ia didesak warganya, karena dianggap tidak bisa dipercaya, buntut hal di luar pemerintahan secara langsung.

Salah satu warga Pamulihan, yang juga koordinator aksi, Nana, menjelaskan kenapa warga melakukan aksi audiensu dan mendesak Kuwu untuk mundur.

Kata Nana, ada santunan anak yatim dari pengusaha, yang dititip ke Kuwu untuk dibagikan saat prosesi panjang jimat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad, diduga sempat disunat.

Dimana, lanjutnya, dari pengusahanya 650ribu per anak (per amplop), tapi diterima anak yatim justru lebih kecil. Hal itulah yang kemudian memicu keresahan warga Pamulihan.

Meski belakangan sudah dibereskan, Nana bilang warga sudah kadung tidak percaya. Alhasil aksi terus dilakukan dengan tuntutan Kuwu mundur. Dan kini kejadian.

“Warga kan memang seperti itu (minta Kuwu mundur), dan sekarang tuntutan terpenuhi, tinggal menunggu surat PJ (Penjabat Kuwu),” kata Nana.

Dalam audiensi, Kabid Pemdes H Hamdan Harismaya memberikan keterangan teknis tentang proses atau tahapan pengunduran diri kuwu. Sementara, Kuwu Pamulihan sendiri tidan hadir dalam audiensi tersebut. Informasinya sedang tidak sehat. (eki)