KUNINGAN (MASS) – Mini Offline POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 yang pusat acaranya dilaksanakan di Bandung, digelar juga di Kabupaten Kuningan sebagai salah satu titik dari total 130 kota yang menggelar event mini offline Run serentak, Minggu (20/9/2026) kemarin.
Di Kabupaten Kuningan, event Run ini digelar dengan titik start dan finish Kedai Tresha Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan (sekarang Jalan Eyang Kyai Hasan Maolani). Kegiatan diikuti sekitar 120 peserta.
Acara sendiri dimulai pukul 06.00 WIB pagi. Tidak hanya lari kategori 5K dan 10K, acara juga dirangkaikan dengan mini games dan berbagai doorprize yang membuat acara yang diinisiasi Pocari Sweat ini bertambah semarak.
Head Area Marketing / Brand Communication Pocari Sweat Executive PT Amerta Indah Otsuka, Wendy, mengatakan bahwa event Run ini merupakan agenda rutin Pocari Sweat yang sudah berjalan selama 13 tahun belakangan.
Dengan acara puncak tahun ini di Kota Bandung, virtual Run dengan event mini offline lari digelar serentan di 130 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
“(Kalo di Kuningan, event lari ini) Sekalian olahraga dan melihat pemandangan Gunung Ciremai,” kata Wendy, di sela-sela kegiatan.

Pocari Sweat, kata Wendy, pada dasarnya menggelar kegiatan Run ini untuk mendorong kebiasan sehat masyarakat. Dan sekarang, olahraga lari juga termasuk yang ngetrend di Indonesia. Dan Pocari, bisa menopang kebiasaan sehat tersebut.
“Pocari sweat ini isotonic mudah diserap oleh tubuh, untuk recovery setelah run cocok lah,” terangnya.
Salah satu peserta lari, Lilis, mengaku antusias mengikuti kegiatan Run yang diinisiasi POCARI SWEAT. Selain menjaga kesehatan, menikmati pemandangan juga jadi hiburan tersendiri saat berolahraga.
“Seneng aja, lari sambil menikmati pemandangan Kuningan. Apalagi banyak hadiahnya,” ucapnya.
Sementara, Captain Kuningan Runners Irwan Sunarya didampingi Aep Suryaman, mengaku pihaknya merupakan community partner dalam event POCARI SWEAT RUN 2026.
Sebagai komunitas olahraga, ia menjelaskan bahwa Kuningan Runners punya agenda rutin, yakni Poe Minggu Run sekitar kota dengan jarak 5K, serta latihan kekuatan kaki dan tangan.
Namun di luar komunitas, Kuningan Runner memang terbuka untuk collab dengan berbagai pihak, termasuk usaha dan brand. Kuningan Runner bisa juga dibilang sebagai community partner dan penyedia event lari.
“Harapannya adanya Pocari Mini Offline ini bisa membangun masyarakat Kuningan lebih sehat lagi. (Apalagi) Sekarang Gen Z banyak yang lebih terbuka untuk hidup lebih sehat,” ucapnya. (eki/AB)