KUNINGAN (MASS) – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Kebakaran tersebut terdeteksi di Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Pasawahan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan.
Lokasi kebakaran berada di salah satu blok pengelolaan TNGC yang disebut berada pada grid 19. Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Minggu (20/9/2026).
Dalam keterangan unggahannya, BTNGC menyebut titik kebakaran pertama kali terdeteksi melalui kegiatan patroli udara. Deteksi tersebut dilakukan pada Minggu, (20/9/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.
“Pertama kali terdeteksi melalui kegiatan patroli udara pada Minggu, 20 September pukul 14.10 WIB,” tulis BTNGC dalam keterangan unggahannya.
Setelah mengetahui adanya titik kebakaran, Posko Pengendalian Kebakaran Hutan bergerak menuju lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.
“Saat ini Posko Pengendalian Kebakaran Hutan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan kawasan,” tulis BTNGC.
Hingga informasi tersebut disampaikan, petugas masih melakukan upaya penanganan di lapangan. Pemadaman menjadi langkah utama untuk mengendalikan api, sementara pengamanan kawasan dilakukan untuk memastikan kondisi hutan tetap terkendali.
Kebakaran hutan di kawasan TNGC menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan wilayah konservasi yang memiliki fungsi penting bagi lingkungan. Karena itu, penanganan dilakukan secara cepat agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap kawasan hutan.
Sementara itu, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai luas area yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun kondisi terakhir titik api. Informasi tersebut masih menunggu hasil penanganan dan pengecekan petugas di lokasi. (raqib)