KUNINGAN (MASS) – Pesik Kuningan menghadapi tantangan lain di luar persiapan pemain setelah dipastikan tampil di Liga 3 Nusantara musim 2026/2027. Sistem kompetisi yang menggunakan format kandang dan tandang membuat persoalan stadion menjadi salah satu hal yang harus segera diperhatikan.
Format home away menuntut setiap klub memiliki stadion yang memenuhi standar dan layak digunakan sebagai kandang. Stadion bukan hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhan keselamatan pemain, perangkat pertandingan, serta penonton.
Salah satu suporter Pesik Kuningan, Farel mengatakan persoalan stadion menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian. Menurutnya, Pesik tetap harus memiliki kandang sendiri di Kabupaten Kuningan agar dukungan suporter bisa diberikan secara langsung.
“Masalah stadion ini kita belum memiliki stadion yang berstandar dan bagus. Namun mau tidak mau tim kebanggaan Kuningan ini harus main di Stadion Mashud,” ujarnya kepada kuninganmass.com Sabtu (19/8/2026).
Farel menilai kondisi Stadion Mashud saat ini menjadi persoalan jika harus digunakan sebagai home base Pesik Kuningan untuk pertandingan Liga 3. Menurutnya, perlu ada pembenahan fasilitas agar stadion tersebut benar-benar layak digunakan untuk pertandingan dengan sistem kandang.
“Kalau kondisi Stadion Mashud seperti itu, tidak mungkin dijadikan home base,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, keberadaan stadion yang layak akan memberikan keuntungan bagi Pesik dan masyarakat Kuningan.
“Besarnya harapan saya sebagai suporter itu agar home base Pesik Kuningan tetap di Kuningan. Saya mendorong pemerintah atau pihak terkait untuk bisa menyediakan fasilitas yang berstandarisasi,” tandasnya.
Menurutnya, memiliki stadion yang layak bukan hanya untuk kepentingan Pesik Kuningan. Fasilitas tersebut juga dapat menjadi aset olahraga daerah dan digunakan untuk berbagai kegiatan sepak bola maupun olahraga lainnya.
“Kami berharap persoalan itu tidak menghambat perjalanan Pesik di kompetisi. Kami ingin Pesik dapat bermain di hadapan publik Kuningan dengan stadion yang aman, nyaman, dan memenuhi standar pertandingan,” pungkasnya. (raqib)