KUNINGAN (MASS) – Suasana meriah mewarnai kegiatan Bupati Saba Lembur yang digelar di Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kuningan ke-528, Selasa (8/9/2026).
Acara yang berlangsung sejak pagi hari hingga malam dipusatkan di Lapang Bola Desa Subang. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Warga dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati lokasi acara, mulai dari keluarga yang membawa anak-anak, para remaja bersama kerabat, hingga masyarakat umum yang ingin menikmati rangkaian hiburan dan kegiatan yang disiapkan panitia.
Sejumlah pelaku UMKM dan pedagang juga turut meramaikan kegiatan. Kehadiran mereka membuat suasana di sekitar lokasi semakin hidup sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan menjajakan produk kepada masyarakat.
Hadir Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Sekretaris Daerah Kuningan U Kusmana, serta jajaran OPD Kabupaten Kuningan.
Mengusung tema “Ngamumule Budaya, Ngamajuken Lembur Pikeun Kuningan Melesat”, Bupati Saba Lembur tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berbagai kegiatan yang mengangkat potensi seni, budaya, ekonomi masyarakat, serta kegiatan sosial.
Rangkaian kegiatan malam ini akan diisi dengan pasar murah, Ngaguar Seni Budaya Lembur, penampilan angklung dan tari, pertunjukan grup musik kolaborasi, Kampung Dongeng Anak, serta sosialisasi lagu “Kuningan Melesat”.
Selain itu, akan dilaksanakan pendistribusian stimulan dari BAZNAS bagi sejumlah penerima manfaat, di antaranya takmir masjid, guru ngaji, guru MD, guru TKA, serta guru TK dan RA.
Malam ini juga akan dimeriahkan oleh si Ohang, Ceu Popon, dan Si Cepot. Ketiganya akan menghibur masyarakat melalui bobodoran yang dikemas secara interaktif, termasuk bersama Bupati Kuningan.
Sejumlah seniman dan figur hiburan lainnya juga turut hadir, di antaranya Ega Noviantika dan Rizki, serta dalang Anjasmara.
Kehadiran berbagai unsur seni dan budaya ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali serta melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. (didin)