Jelang Malam, Kebakaran TPSA Ciniru Tak Kunjung Padam, Bupati Minta Bantuan Ke Provinsi

KUNINGAN (MASS) – Kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, hingga Rabu (12/8/2026) malam belum juga berhasil dipadamkan.

Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar bersama aparat gabungan masih berada di lokasi untuk memantau proses penanganan kebakaran yang telah meluas hingga sekitar 4 hektare.

Dian mengatakan, proses pemadaman menghadapi kendala karena titik api tidak hanya berada di permukaan, tetapi juga merambat ke bagian dalam tumpukan sampah.

“Kita sampai Magrib masih di lokasi dengan aparat, dari BPBD, Damkar, teman-teman dari Kodim, Polri, dan dari Yonif,” ujar Dian.

Menurutnya, kondisi kebakaran cukup sulit ditangani karena api telah melebar. Bahkan, bara api masih berada di dalam tumpukan sampah sehingga setelah dipadamkan dapat kembali muncul.

“Memang susah karena sudah melebar. Sekitar 4 hektare lahan sudah terbakar. Yang paling merepotkan itu apinya di dalam, sudah seperti bara di dalam sekam, susah. Tadi sudah dipadamkan, muncul lagi, muncul lagi,” katanya.

Untuk mempercepat proses penanganan, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat tiba pada Rabu malam.

“Langkah-langkahnya sekarang kita sudah minta bantuan ke provinsi. Nanti malam akan turun bantuan, mungkin dua water supply,” ujar Dian.

Selain memperkuat upaya pemadaman, Pemkab Kuningan juga akan mendirikan posko kesehatan dan posko gabungan di sekitar lokasi kebakaran. Posko tersebut akan digunakan untuk memantau kondisi serta perkembangan dampak kebakaran, termasuk sebaran asap.

“Kita juga akan mendirikan posko kesehatan dan posko gabungan di sini, memantau. Langkah-langkah besok kita akan evaluasi, karena ini sudah melebar,” pungkasnya. (didin)