Asap Kebakaran TPSA Ciniru Menyebar ke Sejumlah Wilayah, Potensi Jadi Masalah Kesehatan, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Bidan Desa

KUNINGAN (MASS) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan meningkatkan kewaspadaan menyusul kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, yang menyebabkan asap menyebar ke sejumlah wilayah, Rabu (12/8/2026).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kuningan, dr Agah Nugraha, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas Jalaksana untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat paparan asap.

“Kami sudah menelepon Puskesmas untuk menyiagaakan ambulans di sana,” ujar Agah.

Selain menyiagakan ambulans, Dinkes juga meminta kepala Puskesmas menginstruksikan para bidan desa untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap warga yang berada di wilayah terdampak asap.

Langkah tersebut dilakukan karena sebaran asap tidak hanya berada di sekitar lokasi kebakaran. Dinkes meminta pemantauan dilakukan di desa-desa yang terdampak sesuai arah pergerakan asap.

Agah menjelaskan, jenis asap yang ditimbulkan dari kebakaran sampah itu belum dapat dipastikan. Karena itu, dampak kesehatan yang mungkin dialami warga juga belum bisa ditentukan secara spesifik.

“Kalau asap tidak bisa langsung dijawab (dampaknya) jenis asapnya juga kita bekum tahu. Bisa aja keracunan atau ISPA,” katanya.

Namun, paparan asap dalam waktu lama berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Risiko tersebut dapat meningkat apabila warga terus-menerus menghirup asap dalam waktu yang panjang.

“Kalau seharian atau dua hari terkena asap yang terus-menerus bisa ISPA,” ucapnya.

Dinkes juga mengingatkan adanya kemungkinan munculnya gejala lain pada warga yang terdampak. Apabila kondisi warga cukup berat, seperti mengalami sesak napas berat yang disertai pusing, mual, muntah, atau gejala lainnya, maka warga dapat dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Dinkes meminta Puskesmas menyampaikan laporan hasil monitoring. Terutama, apabila ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan hingga membutuhkan rujukan. (didin)