Jelang 17 Agustus, Pendaki Ciremai Diprediksi Membludak, Peringati HUT Kemerdekaan RI di Puncak Gunung

KUNINGAN (MASS) – Jumlah pendaki Gunung Ciremai diprediksi mengalami peningkatan di Agustus 2026, terutama menjelang momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Rata-rata jumlah pendaki yang biasanya mencapai sekitar 1.000 orang per bulan diperkirakan meningkat hingga 1.500 orang selama Agustus.

Ketua Mitra Pengelolaan Pendakian Gunung Ciremai (MPPGC), Endun Abdullah, mengatakan lonjakan pendaki tidak hanya terjadi pada 17 Agustus. Menurutnya, pendaki biasanya mulai memadati jalur beberapa hari sebelum peringatan kemerdekaan.

“Kalau untuk Agustus mungkin ada lonjakan sekitar 1.500 selama Bulan Agustus. Bukan momen 17-an saja,” kata Endun, Sabtu (8/8/2026).

Pada hari-hari biasa, jumlah pendaki Gunung Ciremai rata-rata mencapai sekitar 250 orang per pekan. Sementara pada momentum 17 Agustus, jumlah pendaki dapat mencapai sekitar 500 orang dalam rentang tiga hari.

Menurut Endun, sebagian pendaki bahkan memilih melakukan pendakian pada 14 dan 15 Agustus untuk menghindari kepadatan pada hari puncak perayaan.

Pengelola juga menerapkan pembatasan jumlah pendaki. Kuota ideal yang diberlakukan berada di angka sekitar 450 orang per hari, meskipun kuota maksimal sebenarnya mencapai 580 orang.

“Kuota sebetulnya 580 orang, tapi ditarik angka aman jadi 450 per hari. Tapi karena pendakian di Ciremai belum ada kelebihan kuota, jadi kalaupun nanti ada ledakan pendaki di momen 17 agustusan itu ditarik, ada yang berangkat di tanggal 13, 14 dan 15,” tuturnya.

Selain momentum kemerdekaan, peningkatan jumlah pendaki juga biasanya terjadi saat libur sekolah dan momentum Lebaran. Bahkan, kata Endun, ada pendaki yang sengaja mendaki sejak hari pertama Lebaran untuk merayakan Idulfitri di kawasan puncak.

“Momen lebaran juga ramai. Dari hari Lebaran kadang sudah ada yang muncak. Banyak yang ingin Lebaran di puncak,” pungkasnya. (didin)