Sempat Viral Karena Tertahan di Bandara, 95 Jemaah Umroh PT Alzamzami Akhirnya Bertolak ke Tanah Suci, Alhamdulillah….

KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya sempat tertahan di Bandara Soekarno Hatta, pada Jumat (31/7/2026) lalu, 95 calon jemaah umroh Travel PT Alzamzami, diberangkatkan ke tanah suci.

Puluhan jemaah yang sempat kembali ke kota kuda, bertolak ke Jakarta pada Kamis (6/8/2026) kemarin siang. Pantauan dari Kuningan, mereka berangkat menggunakan dua Bus dari Windusengkahan sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Rencananya, dari 95 jemaah itu, 90 orang akan berangkat dari Bandara Soekarno – Hatta pada Jumat (7/8/2026) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB menggunakan pesawat SV827, Saudi Airlines. Dan 5 jemaah lainnya akan terbang di hari yang sama, namun beda jam keberangkatan dengan menggunakan pesawat SV823.

Salah satu jemaah asal Kelurahan Winduhaji, Atik Dani Sartika, mengaku lega karena pada akhirnya bisa tetap diberangkatkan meski sebelumnya sempat tertahan. Dalam pemberangkatan ini, Dani akan beribadah umroh bersama istri dan anaknya.

Mewakili yang lain, Dani mengaku para jemaah sudah legowo dan lapang dada kepada Travel PT Alzamzami. Apalagi, kata Dani, setelah mendengar kejelasan secara keseluruhan, pihaknya merasa kesalahan sebelumnya tidak sepenuhnya berada di pihak travel.

“Alhamdulillah. Setelah mendengar penjelasan, ternyata kegagalan tersebut terjadi karena gangguan sistem. Jadi jemaah sudah menerima dengan lapang dada. Alhamdulillah sekarang jemaah berangkat bersama sesuai dengan jadwal yang disepakati,” ujarnya.

Sebelum keberangkatan, Direktur PT Alzamzami H Faisal, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tertundanya keberangkatan jemaah umroh. Dan keberangkatan ulang ini merupakan bentuk tanggung jawab kepada jemaah.

Kepada awak media, H Faisal juga kembali membeberkan alasan kenapa sebelumnya terjadi kegagalan keberangkatan, padahal semua dokumen sudah lengkap, termasuk tiket, passpor dan Visa.

Khusus dokumen Visa, diami memang ada keterlambatan terbit lantaram sistem Nusuk dari Arab Saudi. Visa sendiri baru terbit dan agak mepet ke waktu keberangkatan.

“Saya meminta maaf karena keterlambatan, visa yang baru terbit pukul 21.00 WIB, sedangkan jadwal take off pesawat pukul 21.40 WIB pada tanggal 31 malam. Masih ada sisa waktu 40 menit, tetapi SOP bandara mengharuskan keberadaan penumpang 2 jam sebelum keberangkatan. Jadi jemaah tidak bisa berangkat. Otomatis jemaah dirugikan, travel juga dirugikan. Keterlambatan visa tersebut terjadi karena kendala sistem dari Arab Saudi yang berkaitan dengan kebijakan dua negara,” jelas Faisal.

Adapun saat ini, para jemaah yang diberangkatkan akan melakukan ibadah umroh dengan durasi 9 hari, sesuai tujuan keberangkatan awal, dengan rincian 3 malam di Madinah, 4 malam di Mekkah, serta 2 malam perjalanan. (eki)