KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon menggelar kegiatan sosialisasi anti bullying terhadap anak SD se-Desa Pajambon Kecamatan Kramatmulya pada hari Kamis, (29/7/2026). Kegiatan yang di gelar di Masjid Baiturrohiim itu, diharapkan menjadi langkah pencegahan aktivitas bullying di lingkungan sekolah.
Sebagai calon generasi penerus, siswa pada masa kini sangat membutuhkan lingkungan pendidikan yang aman untuk menunjang proses pendidikan mereka. Hal itu berguna untuk pembentukan karakter anak yang baik dan berakhlakul karimah, sehingga dalam proses pendidikannya anak tidak hanya mengalami pertumbuhan dari sisi kognitif dan psikomotoriknya saja, akan tetapi anak juga mengalami perkembangan dalam aspek afektif (sikap dan moral).
Tujuan-tujuan itulah yang menjadi dasar Mahasiswa UI BBC menggelar sosialisasi. Ketua kelompok KPM Desa Pajambon UI BBC, Fauzi, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi anti bullying ini merupakan langkah mitigasi awal. sebagai pencegahan sejak dini terhadap perilaku bullying yang dapat membunuh karakter generasi bangsa.
Para mahasiswa berharap, ucapnya, kegiatan sosialisasi bullying ini diharapkan menjadi suatu program yang membawa manfaat keberlanjutan, khususnya bagi anak sekolah dan umumnya bagi seluruh institusi pendidikan yang ada di Desa Pajambon guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didiknya.
Sementara, Ahmad Zaky Aisy Nabil, pembicara dalam kegiatan tersebut menyampaikan edukasi terkait pentingnya menjaga ucapan dan sikap bagi anak agar tidak terindikasi sebagai aktivitas bullying.
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa berbagi edukasi kepada adik-adik tentang pentingnya berkata baik dan menghentikan bullying. Harapan saya, setelah kegiatan ini mereka bisa lebih menghargai teman, tidak saling mengejek, serta berani mengingatkan jika melihat tindakan bullying. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya. (eki)