KUNINGAN (MASS) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan menggelar Media Gathering bersama insan pers di kawasan wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan bertema “Merajut Komunikasi Menguatkan Kolaborasi untuk Kuningan Lebih Baik” itu menjadi ajang mempererat hubungan antara legislatif dan media dalam mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE, beserta jajaran anggota DPRD, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani SH MKn, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana, serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Kuningan.
Media gathering diisi dengan sesi diskusi antara jajaran legislatif dan insan pers. Dalam forum tersebut, para jurnalis menyampaikan berbagai pertanyaan kepada DPRD.
Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jurnalis yang hadir. Menurutnya, hubungan yang harmonis dan saling percaya antara lembaga legislatif dengan media merupakan kunci dalam menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Komunikasi dan kolaborasi yang terjalin baik dengan dunia jurnalistik harus terus kita jaga dan kita perkuat, agar apa yang kita kerjakan di lembaga perwakilan rakyat dapat tersampaikan secara utuh, transparan, dan berimbang kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Nuzul.
Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, setiap produk pemberitaan harus mengacu pada regulasi yang berlaku dan memenuhi kaidah jurnalistik.
“Mungkin sudah menjadi basic bagi wartawan, yang pertama harus terpenuhi unsur 5W+1H,” katanya.
Pada kesempatan itu, Nuzul turut memberikan apresiasi kepada enam wartawan asal Kabupaten Kuningan yang baru saja mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yakni Mumuh Muhyiddin, Dadang, Andini, Ajun, Raqib dan Didin Sanudin.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengapresiasi DPRD Kabupaten Kuningan atas penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, ruang diskusi seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan insan pers.
Ia menilai pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi kepada masyarakat, media juga menjadi cermin bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.
Kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Pemerintah daerah bersama DPRD, kata Tuti, berkomitmen membangun budaya keterbukaan informasi, transparansi, dan komunikasi yang sehat kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Kabupaten Kuningan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, media, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antar pemangku kepentingan akan melahirkan kebijakan yang lebih aspiratif, informasi yang mencerdaskan masyarakat, serta pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” ujarnya.
Pada akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan mengedepankan etika, saling menghormati perbedaan, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Kami berharap Ngobrol Asyik Jurnalis Bareng Legislatif Kuningan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi awal semakin eratnya kemitraan antar pemerintah, DPRD dan insan pers,” tuturnya.
Ia menambahkan, komunikasi yang semakin terbuka dan kolaborasi yang semakin kuat diharapkan mampu menghadirkan Kabupaten Kuningan yang lebih maju, transparan, serta terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik. (didin)