KUNINGAN(MASS) – Promosi Pesik Kuningan ke Liga 3 musim 2026 mendapat perhatian dari sejumlah pecinta sepak bola di Kabupaten Kuningan. Meski disambut gembira, capaian tersebut dinilai bukan menjadi sejarah baru bagi klub berjuluk Laskar Kuda Kuningan.
Mantan pesepak bola legend Kuningan, Ade Lesmana (Ade Piit), mengatakan Pesik Kuningan sebenarnya pernah bermain di kasta yang setara dengan Liga 3 pada sistem kompetisi lama PSSI.
“Kondisi kompetisi dulu berbeda dengan sekarang. Dulu ada Liga Super, Divisi Utama, Divisi 1, dan Divisi 2. Kalau disetarakan dengan sekarang, Divisi 1 saat itu setara dengan Liga 3,” ujarnya kepada Kuninganmass.com, Minggu (26/7/2026).
Ade menjelaskan, pada periode sekitar 2005 hingga 2012, Pesik Kuningan sempat berkompetisi di Divisi 1 PSSI. Namun pada musim 2013, tim tersebut harus terdegradasi ke Divisi 2.
“Prestasi Pesik Kuningan Tahun 2005 sampai Tahun 2012 berada di divisi 1 liga PSSI, pada Tahun 2013 Pesik Kuningan degradasi ke divisi 2 lagi,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan Pesik Kuningan pernah berada di ambang promosi ke Divisi Utama yang setara dengan Liga 2 saat ini. Kesempatan tersebut terjadi pada musim 2011–2012. Namun peluang itu gagal diwujudkan. Menurut Ade, manajemen saat itu memutuskan untuk tidak melanjutkan promosi karena terkendala persoalan biaya.
“Dulu Pesik bahkan hampir naik ke Divisi Utama atau kalau sekarang setara Liga 2. Tapi akhirnya dibatalkan oleh manajemen karena masalah biaya,” tambahnya.
Berdasarkan catatan tersebut, Ade menilai promosi Pesik Kuningan ke Liga 3 musim ini lebih tepat disebut sebagai kembalinya tim ke level kompetisi yang pernah mereka tempati, bukan pencapaian yang benar-benar baru dalam sejarah klub.
“Kalo yang sekarang tahun 2026-2027 Pesik Kuningan promosi naik ke liga 3 PSSI liga Nusantara, (kalau dulu divisi 1),” pungkasnya. (raqib)