KUNINGAN (MASS) – Desa Cihirup Kecamatan Ciawigebang jadi salah satu lokasi KKN mahasiswa STAI Kuningan. Kegiatan KKN sendiri, dimulai hari Rabu (15/7/2026) ini. Para mahasiswa yang datang untuk pengabdian, nampak disambut dan diterima langsung jajaran perangkat Desa Cihirup.
Ketua Kelompok KPST/KKN di Desa Cihirup, Fadlan, mulanya memuji banyaknya potensi mulai dari sumber daya alam, budaya hingga lingkungan yang masih asri. Meski begitu, seperti wilayah pengabdian lainnya, ada beberapa persoalan yang harus dijawab bersama. Mulai dari persoalan stunting, UMKM yang belum berbasis digital, hingga pengolahan sampah.
Persoalan itu, kata Fadlan, sejalan juga dengan apa yang akan menjadi prioritas mahasiswa di Desa Cihirup. Meskipun, Fadlan juga cukup rendah hati bahwa para mahasiswa ini, utamanya adalah belajar mengabdi, bukan menjadi solusi fundamental.
“Tiga permasalahan ini mungkin menjadi masalah yang lumrah, tapi tidak sedikitpun kami menormalisasikan akan hal tersebut. Kami selaku mahasiswa datang bukan untuk menjadi solusi, bukan untuk menjadi jawaban atas segala permasalahannya, namun kami datang untuk belajar, untuk mengabdi dan untuk memberikan dampak nyata di akar rumput, karna akar fundamental nya ada di perkampungan,” kata Fadlan rendah hati.
“Maka parameter keberhasilan program ini bukan dilihat dari skala besar, namun sejauh mana kita mampu memaksimalkan apa yang kita bisa dan apa yang mampu kita berikan,” imbuhnya lagi.
Menyambut mahasiswa, Kaur Umum Desa Cihirup, Roby, mewakili Kepala Desa, menyampaikan apresiasi dan mengaku turut berbangga serta berbahagia dengan kehadiran mahasiswa STAIKU di Desa Cihirup.
“Ini adalah suatu panggilan pengabdian yang nyata, program stunting, pengelolaan sampah serta digitalisasi UMKM memang menjadi prioritas kita bersama. Angka hanyalah data, tapi realita di lapangan tidak hanya membutuhkan rencana belaka tapi kita harus mampu untuk tau dan memberikan dampak yang nyata,” ucapnya. (eki)