KUNINGAN (MASS) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Kuningan (BEM UNIKU) melalui Kementerian Sosial dan Lingkungan resmi memulai program pengabdian masyarakat bertajuk “BEM UNIKU Mengabdi” di Desa Sindang Jawa, Kecamatan Kadugede, Jumat (10/7/2026).
Program ini mengusung tema “Langkah Sederhana Menuju Perubahan Bermakna, Menumbuhkan Kesadaran dan Kepedulian sebagai Jalan Menuju Masyarakat yang Berkelanjutan.”
Kegiatan tersebut menjadi awal sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelestarian lingkungan. Meski berangkat dari langkah-langkah sederhana, kegiatan ini diyakini mampu memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat jika dilakukan secara berkelanjutan.
Seremoni pembukaan berlangsung hangat dan mendapat sambutan antusias dari warga Desa Sindang Jawa. Kegiatan dihadiri Ketua BEM UNIKU Periode 2026 Kabinet Pertiwi Lestari, Fillah Ahmad Abadi, bersama jajaran pengurus dan mahasiswa peserta program.
Hadir pula Kepala Desa Sindang Jawa, Oom Komariyah, yang secara resmi membuka kegiatan, didampingi Ketua Pelaksana sekaligus Menteri Kementerian Sosial dan Lingkungan BEM UNIKU, Rizki Nugraha.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sindang Jawa, Oom Komariyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa di desanya. Ia berharap program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar anak-anak serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rizki Nugraha menjelaskan bahwa program “BEM UNIKU Mengabdi” memiliki dua fokus utama, yakni meningkatkan motivasi belajar anak-anak dan generasi muda agar terus bersemangat meraih cita-cita, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan ekosistem desa.
Ketua BEM UNIKU Fillah Ahmad Abadi mengatakan, program tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa hal-hal sederhana yang dilakukan bersama masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi masa depan Desa Sindang Jawa,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).
Program ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, melalui aktivitas edukasi, pemberdayaan, serta pelestarian lingkungan.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, BEM UNIKU berharap program ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan Desa Sindang Jawa yang lebih peduli terhadap pendidikan, mandiri, dan berkelanjutan. (didin)