Proses Panjang, Like Syakila Borong Prestasi di Putra Putri Adipati Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Prestasi kembali lahir dari wanita muda Kuningan di ajang pemilihan Putra Putri Adipati Kuningan. Sosok mahasiswi kreatif bernama Like Syakila sukses mencuri perhatian publik lewat raihan penghargaan bergengsi dalam kompetisi tersebut.

Gadis berusia 19 tahun ini tercatat sebagai mahasiswi aktif Universitas Kuningan angkatan 2025. Di lingkungan kampusnya, Like dikenal sangat aktif dalam Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) serta berbagai kegiatan sukarelawan (volunteer) di luar kampus.

Like menceritakan keberhasilannya memborong penghargaan ini tidak diraih secara instan. Dirinya harus melewati jalan berliku dan proses yang sangat panjang, mulai dari tahapan penyematan selempang (sashing ceremony), pra-karantina, hingga babak grand final.

“Iya kak alhamdulillah putra putri adipati kemarin kebetulan melalui proses yang lumayan panjang sih kak, dari awal sashing ceremony, dan pra karantina sampe grand final kemarin,” tuturnya kepada kuninganmass.com Jumat (10/7/2026).

Kerja kerasnya ini mulai membuahkan hasil manis sejak masa pembekalan. Like sukses mendapatkan apresiasi berupa penghargaan Best Make Up saat mengikuti kelas kecantikan bersama jenama kosmetik ternama dan deretan perias besar di Kuningan.

“Alhamdulillah juga dilancarin di setiap sesinya dimulai dari dapet apresiasi best make up pada saat make up class bareng makeover dan beberapa mua besar di Kuningan,” paparnya.

Tidak berhenti di situ, penampilan memukaunya kembali mendapat ganjaran positif pada babak pendahuluan (preliminary). Like berhasil menyabet penghargaan Best Costume Competition setelah tampil anggun membawakan kostum bertema “Putri Kahyangan – Curug Putri”.

“Sampai kemarin dapet penghargaan juga jadi salah satu best costume competition di preliminary saat aku membawakan costume tema putri kahyangan curug putri,” tambahnya.

Ia tidak menampik persaingan di dalam panggung kompetisi yang sesungguhnya berjalan sangat ketat dan kompetitif. Setiap finalis yang datang dari berbagai daerah di Kuningan dinilai memiliki karakter kuat serta keunggulan masing-masing yang luar biasa.

“Meskipun aku berusaha keras di tapi pastinya kompetisi aslinya lebih kompetitif banget dari yang orang lihat, karna memang setiap finalis memiliki karakternya dan keunggulannya masing masing,” pungkasnya. (raqib)