Pulang dari Perantauan dan Kembangkan Ekonomi Lokal, Ketua Karang Taruna Pajambon Inisiasi Budidaya Ayam Kampung

KUNINGAN (MASS) – Kreativitas dan semangat kemandirian ekonomi terus ditunjukkan oleh generasi muda di tingkat desa. Salah satu contoh nyata datang dari Desa Pajambon Kecamatan Kramatmulya. dimana Ketua Karang Taruna Arya Kemuning periode 2026–2031, Irfan Supriatna, menginisiasi gerakan ekonomi produktif melalui budidaya ternak ayam kampung.

Seperti kebanyakan pemuda daerah lainnya, Irfan sempat merantau ke luar kota demi mencari pengalaman. Namun, panggilan jiwa untuk membangun tanah kelahiran membuatnya memutuskan untuk pulang kampung.

Dan langkah membudidayakan ayam kampung ini diambil di awal masa baktinya bukan hanya sebagai hobi, melainkan sebagai komitmen nyata untuk membuka lapangan kerja baru dan membuktikan bahwa sukses tidak harus selalu di kota besar.

Sebagai ketua yang baru menakhodai organisasi untuk periode 2026–2031, Irfan Supriatna melihat adanya potensi pasar yang sangat besar pada komoditas ayam kampung. Berbekal mentalitas dan pengalaman yang didapat selama merantau, ia menilai sektor ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai program kerja unggulan bidang kewirausahaan Karang Taruna Arya Kemuning.

“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda desa di periode baru ini bisa menciptakan peluang ekonominya sendiri. Banyak ilmu di perantauan yang bisa kita adaptasi di sini. Ternak ayam kampung ini modalnya relatif terjangkau, namun jika dikelola dengan konsisten, hasilnya sangat menjanjikan,” ujar Irfan, Rabu (8/7/2026).

Strategi dan Pemberdayaan

Dalam menjalankan usahanya, Irfan menerapkan beberapa strategi penting. Mulai dari pemanfaatan lahan produktif dengan engoptimalkan lahan yang ada di sekitar desa agar menjadi area peternakan yang bersih dan sehat.

Kemudian mengandalkan manajemen pakan mandiri guna menekan biaya produksi. Irfan dan timnya mulai mempelajari inovasi pakan alternatif tanpa mengurangi kualitas nutrisi ayam.

Selain itu, Irfan juga melakukan edukasi kepada anggota lainnnya. Peternakan ini, kata Irfan, juga difungsikan sebagai wadah belajar (laboratorium hidup) bagi anggota Karang Taruna Arya Kemuning lainnya yang tertarik belajar berbisnis.

Inisiatif yang dimotori oleh Irfan di awal periode kepengurusannya ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa setempat. Irfan yang pulang kampung dan membuka usaha lokal, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemuda desa lainnya agar tidak ragu untuk kembali dan membangun daerah.

Ke depan, Karang Taruna Arya Kemuning periode 2026–2031 menargetkan untuk memperluas skala produksi dan membangun jaringan pemasaran yang lebih luas, sehingga Desa Pajambon bisa dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ayam kampung berkualitas di wilayahnya. (eki)