KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar menegaskan harapannya agar Pesik Kuningan tidak berhenti hanya dengan memastikan tiket ke babak selanjutnya di Liga 4 Nasional. Menurutnya, tim kebanggaan masyarakat Kuningan itu harus terus melangkah hingga menjadi juara nasional dan promosi ke Liga 3.
Hal itu disampaikan Dian saat menghadiri panen raya buah naga kuning di Sangkanika, Minggu (5/7/2026). Pesik saat ini telah memasuki tiga besar dan ia berharap Pesik bisa meraih gelar juara.
“Kita doakan Pesik menjadi juara Liga 4 Nasional dan lolos ke Liga 3. Sekarang memang sudah dipastikan lolos, tetapi saya tidak puas sampai di situ. Saya ingin besok juga lolos dan akhirnya menjadi juara nasional. Mohon doanya,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan moril, Dian juga memastikan bonus untuk para pemain akan kembali disiapkan. Sebelumnya, ia telah memberikan bonus sebesar Rp10 juta kepada tim. Namun untuk nominal bonus berikutnya, ia mengaku masih akan menghitung dana yang berhasil dihimpun.
“Nanti saya kumul-kumul dulu. Memang ini hasil patungan. Kita menggalang ada dari para donatur, simpatisan, dan para pendukung Pesik,” katanya.
Menurut Dian, saat ini pihaknya tidak terlalu jauh memikirkan bonus untuk pemain, melainkan lebih memikirkan bagaimana caranya Pesik bisa juara.
Lebih lanjut, Dian berencana membuka peluang menggelar laga persahabatan menghadirkan Persib Bandung di Kuningan sebagai upaya menggalang dana bagi kebutuhan operasional tim.
“Seperti dulu ketika Pesik lolos ke Liga Nasional, kita mengundang Persib ke Kuningan. Dari kegiatan itu terkumpul dana ratusan juta yang digunakan untuk kebutuhan Pesik ke depan,” ungkapnya.
Dian juga mengapresiasi perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, bukan hanya sepak bola yang menunjukkan prestasi, tetapi juga cabang futsal yang telah menjadi juara Liga 2 Nasional, serta bola voli yang kini memiliki klub kuat dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia menilai capaian tersebut membuktikan olahraga di Kuningan terus berkembang meski dengan keterbatasan anggaran daerah.
“Luar biasa Kuningan olahraganya, walaupun dengan keterbatasan APBD dan tanpa APBD, kita terus melangkah,” tuturnya.
Terkait kemungkinan adanya konvoi apabila Pesik berhasil meraih prestasi lebih tinggi, Dian mengatakan hal itu masih akan dibahas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres dan Dandim, dengan mempertimbangkan keamanan dan antusiasme masyarakat. (didin)