KUNINGAN (MASS) – Keluarga korban rumah kebakaran di Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, Ilah Hapilah, menyampaikan laporan ke Polres Kuningan. Kelurga korban membuat laporan mengenai dugaan adanya kelalaian yang mengakibatkan rumah keluarganya terbakar. Korban meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran.
Penyampaikan laporan itu disampaikan perwakilan pihak keluarga korban, melalui Advokat Asmanul Husma, Selasa (30/6/2026) siang. Pada kuninganmass.com, ia membeberkan alasan pelaporan secara resmi ke Polres Kuningan.
“Dalam pemberitaan sebelumnya, tertanggal 8 Juni 2026, dinyatakan (oleh berbagai pihak terkait seperti Pemdes, Damkar, dan kepolisian) kebakaran diduga akibat konsleting listrik,” ucapnya.
Baca:
Klaim konsleting listrik itu, kata Advokat Asmanul Husna, disampaikan oleh Pemdes, Polsek Pasawahan, Damkar Kabupaten Kuningan dan pihak PLN yang mengklaim telah melakukan penelitian dan menyatakan kebakaran tersebut betul diduga disebabkan oleh konsleting listrik pasca pembogkaran KWH sekitar 3 atau 4 tahun silam.
“Berdasarkan pernyataan dan pemberitaan diatas, kami keluarga korban telah menyampaikan surat kepada pihak PLN, Damkar, Polsek Pasawahan dan Pemerintah Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, mengenai permohonan hasil penelitian dan hasil investigasi terkait penyebab kebakaran yang terjadi,” terangnya.
Namun sampai dengan laporan ini dibuat, lanjutnya, pihak korban mengaku tidak medapatkan surat tersebut dari pihak terkait. Kata Asmanul Husna, yang diterima korban hanya penjelasan bahwa PLN maupun Damkar tidak melakukan penelitian mengenai penyebab kebakaran tersebut.
“Bahwa atas pernyataan tersebut pemilik rumah/korban merasa dirugikan dikarenakan tidak dapat meminta pertanggung jawaban atas kelalaian yang terjadi dan mengakibatkan kebakaran yang menghanguskan rumah pelapor/korban. Oleh karena itu pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 pihak keluarga/korban meminta kepada Kapolres Kuningan, untuk dapat melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran tersebut,” ucapnya.
Ketika dikonfirmasi kuninganmass.com, baik PLN Cilimus maupun Damkar, belum memberikan tanggapan resmi. (eki)