KUNINGAN (MASS) – Seekor ular sanca ditemukan berada di kandang burung puyuh petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Minggu (28/6/2026) pagi.
Keberadaan ular ini dikhawatirkan membahayakan ternak dan pekerja, sehingga Ekbang Cikubangsari yang merupakan pengelola BUMDes meminta bantuan evakuasi ke UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan.
Kepala Damkar Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menuturkan ular pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan saat berada di dalam kandang burung puyuh, yang kemudian dilaporkan ke Ekbang Cikubangsari.
“Salah satu karyanya yang melihat keberadaan ular di kandang Burung Puyuh melaporkan ke Ekbang, karena takut membahayakan Ekbang melapor ke UPT Pemadam Kebakaran,” ujar Andri.
Andri kemudian menugaskan lima personel Regu 3 untuk melakukan evakuasi. Tanpa hambatan, dalam waktu 10 menit tim berhasil mengamankan ular jenis sanca tersebut.
Tidak ada kerugian dalam peristiwa ini. Namun, jika ular dibiarkan keberadaannya berpotensi mengancam ternak burung puyuh petelur serta pekerja yang berada di sekitar kandang.
Damkar Kabupaten Kuningan juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membiarkan tumpukan material bangunan, sampah, maupun halaman yang kotor dan lembap.
“Membiarkan halaman kotor dan lembab akan meningkatkan risiko satwa liar masuk ke area halaman rumah, permukiman maupun lokasi usaha peternakan,” pungkasnya. (didin)