KUNINGAN (MASS) – Jemaat Muslim Ahmadiyah atau Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Manislor memotong 9 ekor sapi dan 149 ekor kambing sebagai hewan Qurban di momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Prosesi demi prosesi Idul Adha di JAI Manislor berlangsung khidmat. Pelaksanaan shalat ied digelar di Masjid An-Nur. Dalam khutbah, jamaah diingatkan bahwa pelajaran terbesar dari peristiwa Qurban bukan terletak pada penyembelihan semata.
Pelajaran terbesar, diingatkan pada para jemaah, ada pada kesiapan hati untuk mengorbankan hal yang dicintai demi meraih ridha Allah Ta’ala (Keikhlasan). Nilai ini menjadi relevan bagi setiap Muslim di setiap zaman.
Usai pelaksanaan Salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban yang dilakukan secara gotong royong oleh panitia dari anggota jemaat. Tahun ini, Anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah Manislor tahun ini, berkorban sebanyak 9 ekor sapi dan 149 ekor kambing yang didistribusikan sekitar kurang lebih 3.000 kantong daging qurban.
Distribusi dilakukan kepada warga sekitar, masyarakat yang membutuhkan, serta berbagai pihak tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Ketua pelaksana, Nedi Nendra, menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini merupakan bentuk nyata dari semangat berbagi dan pengabdian dari anggota kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari Salat Id hingga distribusi daging kurban, dilaksanakan secara tertib, merata, dan tepat sasaran.
“Perayaan Idul Adha di Jemaat Muslim Ahmadiyah Manislor menjadi refleksi nilai perdamaian, toleransi, dan kepedulian sosial yang terus dijaga,” ujarnya.
Melalui semangat kurban, lanjut Nendra, jemaat berharap dapat memperkuat harmoni sosial serta membangun kehidupan yang damai dan inklusif di tengah keberagaman.
Melalui perayaan ini, ujar Nendra, seluruh jemaat didorong untuk menjadi pribadi yang lebih ikhlas, peduli, dan taat kepada Allah ta’ala sebagai wujud nyata dari makna pengorbanan. (eki)