Tokoh Agama dan Warga Kalimanggis Kompak Tolak Aktivitas Al-Zaytun

KUNINGAN(MASS) – Gelombang penolakan terhadap aktivitas yang berkaitan dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun muncul di wilayah timur Kabupaten Kuningan. Sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Kecamatan Kalimanggis secara resmi menyatakan sikap tegas pada Kamis (14/5/2026).

Pertemuan besar ini berlangsung di Masjid Miftahus Saadah, Desa Kalimanggis Wetan. Dalam musyawarah tersebut, para warga bersepakat untuk menutup pintu bagi segala bentuk kegiatan yang membawa nama yayasan pimpinan Panji Gumilang tersebut.

Dewan Pertimbangan MUI, KH Abas Basyari, hadir langsung memimpin jalannya pernyataan sikap tersebut. Bersama seluruh peserta yang hadir, ia menegaskan langkah ini diambil demi menjaga ketenangan dan ketenteraman warga di wilayah Kecamatan Kalimanggis.

“Kami atas nama tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan demi menjaga kondusifitas bersama menyatakan sikap sikap menolak terhadap aktivitas apapun yang berkaitan yang berkaitan dengan yayasan Pondok Pesantren Al-Zaytun,” tuturnya.

Pernyataan sikap ini dibacakan secara serentak oleh para tokoh dan jamaah yang hadir. Poin utamanya adalah menolak keras adanya aktivitas apapun dari Yayasan Ponpes Al-Zaytun yang mencoba masuk ke lingkungan masyarakat setempat.

“Kegiatan apapun yang berkaitan harus sepakat untuk tidak diperkenankan ada, walaupun masyarakat awalnya senang ketika tanah nya dibeli,” tambahnya.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk kewaspadaan dini untuk mencegah potensi konflik sosial nantinya. Pembacaan pernyataan sikap diakhiri dengan seruan takbir yang menggema di halaman masjid.

“Menolak terhadap aktivitas apapun yang berkaitan dengan yayasan Pondok Pesantren Al-Zaytun dibawah pimpinan Bapak Panji Gumilang di wilayah Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan. Takbir Allah Takbir Allahuakbar,” pungkasnya. (raqib)