KUNINGAN (MASS) – Penumpukan sampah di wilayah Desa Sindangsari yang sempat menjadi sorotan masyarakat akhirnya mulai ditangani. Sampah yang sebelumnya menggunung di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), bahkan meluber hingga ke area sawah dan jalan, kini diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru.
Pengangkutan dilakukan Kamis tadi (26/3/2026) oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Dinas PUTR Kuningan. Di lokasi, tampak alat berat berupa ekskavator dan sejumlah truk dikerahkan untuk memindahkan tumpukan sampah yang selama ini dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan.
Proses pengangkutan dilakukan secara bertahap mengingat volume sampah yang cukup besar. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Kuningan, Andi, menyebutkan total sampah yang akan diangkut mencapai sekitar 140 ton.
“Sampah yang akan di angkut ini cukup besar, sehingga pengangkutan dilakukan bertahap agar bisa tertangani dengan optimal,” kata Andi di lokasi TPPS Sindangsari.
Andi menambahkan, proses pembersihan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan, dengan tetap menyesuaikan kondisi lapangan dan kapasitas armada pengangkut.
Sementara itu, Kepala Desa Sindangsari, Reni Rohani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan atas bantuan dalam menangani persoalan tersebut. Ia juga mengungkapkan rencana ke depan untuk mengubah lokasi bekas penumpukan sampah menjadi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) terpadu.
“Ke depan, kami akan menjadikan lokasi ini sebagai TPS terpadu untuk memilah dan mencacah sampah, sehingga pengelolaan bisa dilakukan secara mandiri di desa,” tuturnya.
Reni menambahkan, pihak desa juga berencana memanfaatkan residu sampah tersebut menjadi produk bernilai guna seperti paving block. Selain itu, pengelolaan sampah anorganik akan diarahkan agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga mengimbau warga untuk mulai memilah sampah dari rumah serta tidak membuang sampah sembarangan, termasuk dari luar desa.
Dengan langkah tersebut, Rani berharap permasalahan penumpukan sampah di Desa Sindangsari tidak kembali terulang dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih baik di masa mendatang. (didin)













