KUNINGAN (MASS) – H+3 Lebaran, arus balik dari Kabupaten Kuningan mulai menunjukkan peningkatan. Data dari Terminal Tipe A Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, mencatat adanya kenaikan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang pada Senin malam hingga Selasa pagi (23/3/2026).
Berdasarkan rekap petugas terminal untuk periode pukul 20.00–06.00 WIB, tercatat 32 bus AKAP (antar kota antar provinsi) yang masuk dengan total penumpang 204 orang. Sementara untuk angkutan AKDP (antar kota dalam provinsi) tercatat 24 unit bus dengan jumlah penumpang 118 orang. Angka ini menunjukkan mobilitas warga yang mulai kembali ke perantauan.
Petugas Terminal Tipe A Kertawangunan dari BPTD Kelas II Jawa Barat Evis Hidayat mengatakan peningkatan arus balik sudah terlihat sejak malam hari.
“Kami mulai menerima lebih banyak penumpang yang naik bus AKAP dan AKDP. Kondisi ini menandakan warga sudah kembali ke kota-kota tujuan masing-masing setelah merayakan Lebaran,” ujar Evis saat dikonfirmasi kuninganmass.com Selasa (24/3/2026).
Meski terjadi peningkatan penumpang, suasana di terminal tercatat masih tertib. Petugas terminal bersama awak bus bekerja cepat melayani kedatangan dan keberangkatan untuk menghindari antrean panjang.
“Penumpang diimbau datang lebih awal dan menyiapkan kelengkapan perjalanan agar proses boarding dan keberangkatan berjalan lancar,” tambnahnya.
Peningkatan arus balik ini diperkirakan akan terus berlangsung beberapa hari ke depan, terutama menjelang puncak yang biasa terjadi beberapa hari setelah Lebaran. Pihak terminal sudah menyiapkan pengaturan parkir dan penempatan petugas tambahan untuk membantu kelancaran arus penumpang dan kendaraan di area terminal.
“Ini penting untuk mencegah gangguan teknis yang bisa menunda keberangkatan dan menimbulkan kepadatan penumpang,” tandasnya.
Bagi penumpang, Evis menyarankan agar selalu mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan, menjaga barang bawaan, serta mengikuti petunjuk petugas di lokasi. Informasi jadwal dan rute keberangkatan bisa diperoleh langsung di loket terminal atau melalui pengumuman sehingga penumpang tidak salah naik bus.
“Secara umum, data dan kondisi di Terminal Tipe A Kertawangunan memperlihatkan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran yang meningkat tapi masih dapat dikendalikan,” pungkasnya. (raqib)













