KUNINGAN (MASS) – Pada Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PLN ULP Kuningan menyiapkan posko siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama perayaan Idul Fitri 1447 H.
Salah satu staf ULP PLN Kuningan Nasuha menjelaskan telah menurunkan personel sebanyak 81 orang yang dibagi dalam beberapa tim siaga. Tim ini bertugas 24 jam untuk memantau kehandalan jaringan listrik, merespons gangguan, dan melakukan perbaikan segera jika diperlukan.
Penyebaran personel dilakukan agar waktu respon terhadap gangguan bisa secepat mungkin, terutama pada saat perayaan Idul Fitri 1447H.
“PLN Kuningan menyiapkan petugas sebanyak 81 orang Untuk siaga 24 jam kehandalan jaringan listrik pada malam takbir dan perayaan
Idul Fitri,” tuturnya saat ditemui kuninganmass.com di pos siaga Jumat (20/3/2026).
Untuk mobilitas dan penanganan teknis di lapangan, PLN menyiapkan 11 unit kendaraan roda empat. Kendaraan ini dilengkapi peralatan darurat sehingga teknisi bisa langsung bergerak ke lokasi yang membutuhkan penanganan gangguan kelistrikan.
“Kami juga menyiagakan kendaraan Roda 4 sebanyak 11 unita yang lengkap dengan peralatan kesiap siagaan penanganan gangguan kelistrikan,” tambahnya.
Selain itu, PLN Kuningan juga menyiagakan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik (EV) selama masa libur. Kehadiran SPKLU ini menunjukkan kesiapan PLN dalam mendukung transisi energi kendaraan listrik sekaligus memberikan layanan bagi masyarakat pengguna EV yang sedang bepergian.
“Kami PLN Kuningan juga siaga SPKLU di untuk kebutuhan EV, termasuk di kantor ini,” tandasnya.
Posko siaga juga ditempatkan di titik-titik keramaian dan di sekitar masjid Syiarul Islam. Kehadiran petugas di lokasi-lokasi strategis dimaksudkan untuk memastikan kelancaran acara malam takbiran dan shalat Idul Fitri tanpa gangguan listrik. Petugas akan siap membantu jika terjadi pemadaman atau gangguan lokal selama kegiatan berlangsung.
“PLN Kuningan Siaga di titik-titik keramaian dan masjid syiarul Islam pada saat pelaksanaan malam takbir dan shalat idhul Fitri,” tambahnya.
PLN Kuningan mencatat pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Syiarul Islam berjalan lancar dengan dukungan listrik yang stabil. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kuningan dan berjalan khidmat tanpa gangguan teknis. Nasuha mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan jika menemukan gangguan melalui saluran resmi PLN.
“Dengan kesiapan personel, kendaraan, dan penempatan posko di titik-titik strategis, kami terus berkomitmen menjaga pasokan listrik selama momen penting termasuk lebaran,” pungkasnya. (raqib)
Manager PT PLN (Persero) UP3 Cirebon, Muhammad Ardian menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan sejak sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri, lengkap dengan peralatan pendukung dan sistem monitoring yang terintegrasi. Selain itu, PLN juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal.
“Momentum Idulfitri adalah saat yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan listrik yang andal agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Tak hanya itu, PLN juga mengoperasikan posko siaga kelistrikan yang beroperasi selama 24 jam guna mengantisipasi potensi gangguan. Petugas yang disiagakan telah dibekali dengan kesiapan teknis dan prosedur tanggap darurat, sehingga dapat merespons dengan cepat apabila terjadi kendala di lapangan.
Dengan kesiapan yang matang dan dukungan seluruh tim, PLN UP3 Cirebon berhasil menjaga keandalan listrik selama pelaksanaan Salat Idulfitri. Masyarakat pun dapat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa gangguan kelistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo mengatakan mengawal kelistrikan dengan andal ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menerangi negeri dan melayani pelanggan dengan sepenuh hati, khususnya pada momen-momen penting seperti Hari Raya Idulfitri. (raqib)














