KUNINGAN (MASS) – Suasana malam terakhir bulan Ramadan di Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, berlangsung meriah. Warga, khususnya para pemuda yang biasa membangunkan sahur, menggelar kegiatan penutup puasa dengan penampilan seni obrog-obrog yang penuh semangat.
Tradisi membangunkan sahur yang biasanya dilakukan berkeliling kampung, pada malam terakhir ini dikemas lebih istimewa. Setelah berkeliling di masing-masing blok, mereka kemudian berkumpul di alun-alun desa untuk menampilkan pertunjukan.
Salah satu perwakilan obrog Kresna, Ramadhan Pratama mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan warga dari setiap blok dan mengisi pertunjukan untuk menghindari warga yang hadir.
“Setiap blok tampil, yang ikut meriahkan sahur terakhir ini semua warga. Masing-masing blok keliling bangunin sahur, setelah itu langsung berkumpul semuana di alun-alun, setiap blok diberi kesempatan dua lagu untuk penampilan,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, terdapat tiga kelompok obrog yang turut berpartisipasi, yaitu KRESNA dari Blok Manis, GENTAPA dari Blok Pahing, dan PADUKA dari Blok Kaliwon. Ketiganya menampilkan atraksi musik tradisional dengan gaya dan ciri khas masing-masing.
Penampilan obrog-obrog tersebut sukses menarik antusiasme warga. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga di Desa Cinagara, terutama di momen penutupan bulan suci Ramadan.
Menurut Rama, kegiatan serupa rencananya akan kembali digelar dalam waktu dekat. Ia menyebutkan pada malam Minggu mendatang akan diadakan festival sebagai lanjutan dari kemeriahan tersebut.
Rama berharap kekompakan yang terjalin dalam kegiatan itu dapat terus dipertahankan. (didin)









