Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ketua Komite Pemuda Asli Kuningan (Kompak) Fery Rizkiana, menyerahkan surat dan karikatur evaluasi kinerja Pemda. (Foto: dok Kompak)

Pemerintahan

Evaluasi Kritis Setahun Kinerja Pemda di Bawah Nahkoda Dian-Tuti, Kompak Soroti Tunda Bayar hingga Geothermal

‎‎KUNINGAN (MASS) – Memasuki satu tahun masa kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di bawah nahkoda Dian-Tuti, Komite Pemuda Asli Kuningan (Kompak) menyampaikan evaluasi kritis terhadap berbagai kebijakan dan kondisi aktual yang dinilai menimbulkan keresahan publik.

‎Surat evaluasi beserta karikatur, diserahkan secara resmi oleh Kompak ke bagian TU Setda Kuningan, Jumat (27/2/2026) kemarin. Ketua Kompak, Fery Rizkiana menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah.

‎“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami memiliki kewajiban untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Fery, pasca penyerahan surat berisi evluasi kritis kinerja Pemda.

‎Ia menyebut, sikap tersebut berlandaskan pada prinsip negara hukum sebagaimana diatur dalam UUD 1945, serta merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

‎Dalam pernyataannya, Kompak menyoroti  sepuluh isu strategis yang dinilai perlu penjelasan dan penyelesaian secara terbuka. Menurut Fery, kondisi tunda bayar tersebut berdampak langsung pada stabilitas ekonomi lokal, khususnya pihak ketiga, pelaku usaha, dan tenaga kerja yang bergantung pada pencairan anggaran. Ia menuntut transparansi terkait besaran kewajiban, penyebab keterlambatan, serta kepastian jadwal penyelesaian.

‎Selain itu, polemik tunjangan anggota DPRD juga menjadi sorotan. Di tengah tekanan fiskal daerah, kebijakan tersebut dinilai perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan ketimpangan persepsi di tengah masyarakat.

Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap program “Kuningan Caang”, baik dari sisi perencanaan, realisasi anggaran, maupun dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Begitu pula dengan kebijakan moratorium sejumlah proyek pembangunan yang dinilai memerlukan kejelasan arah dan rencana tindak lanjut.

‎Isu lainnya yang turut disorot adalah kontribusi Perumda Air Minum terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), konflik penyadapan getah pinus oleh 13 desa penyangga, tingginya angka pengangguran, kondisi infrastruktur yang belum merata, hingga tindak lanjut temuan hasil audit BPK RI.

‎Tak kalah penting, Kompak juga meminta pemerintah daerah menyikapi isu geothermal secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, serta kepentingan masyarakat lokal.

‎“Atas berbagai persoalan tersebut, kami menuntut transparansi penuh kondisi fiskal daerah, audit dan evaluasi kebijakan strategis, penyampaian laporan resmi kepada publik, serta dibukanya forum dialog terbuka antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat,” ujar Fery.

Advertisement. Scroll to continue reading.

‎Kompak memberi tenggat waktu satu minggu sejak surat pernyataan tersebut diterima. Apabila tidak terdapat tanggapan atau langkah konkret dari pemerintah daerah, Fery menegaskan pihaknya akan mempertimbangkan langkah konstitusional lanjutan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎‎“Ini bukan bentuk perlawanan, tetapi bentuk kepedulian. Kami ingin Kuningan dikelola secara terbuka dan berpihak kepada rakyat,” tutupnya.

Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Petugas UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan berhasil menyelamatkan dua orang yang terjebak di sebuah ruko milik pemilik warung martabak...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Al Mukhlisin, Dusun 1 Buniaga, Desa Buniasih, Kecamatan Maleber, berlangsung khidmat dan nampak...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si bersama jajaran Forkopimda, nampak tak mau ketinggalan momen Lebaran dengan ikut Festival...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Suasana khidmat bercampur antusiasme warga menyelimuti Dusun Gunung Jawa, Desa Karangkancana, Kecamatan Karangkancana. Dimana puluhan cahaya dari pawai obor menyemarakkan malam...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Puluhan warga Perumahan Graha Alana Kelurahan Kuningan Kecamatan Kuningan, nampak antusias menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dimana, sebagai bagian...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kabar tak menyenangkan justru datang dari warga Desa Baok Kecamatan Ciwaru. Pasalnya, rumah Didi,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi Pondok Pesantren Al-Multazam bersama ULZ Al-Multazam Peduli untuk menghadirkan beragam program yang tidak hanya...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Kebijakan penetapan lebaran atau satu Syawal 1447 H antara Muhammadiyah dan pemerintah (Kementerian Agama) berbeda tahun ini, sehingga hari raya Idul...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Tradisi mudik ke kampung halaman kembali terasa di Kabupaten Kuningan. Sejumlah perantau dari Jakarta, Jogja, dan daerah lain mulai berdatangan untuk...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah laporan langkanya stok gas LPG, terutama ukuran 3 kg atau yang kerap disebut tabung gas melon, datang dari beberapa wilayah...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana malam terakhir bulan Ramadan di Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, berlangsung meriah. Warga, khususnya para pemuda yang biasa membangunkan sahur, menggelar...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Perumahan Graha Alana yang berada Kelurahan Kuningan, menyalurkan hasil zakat fitrah di penghujung bulan Ramadhan, Kamis (19/3/2025) siang. Dari penghimpunan yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ratusan warga Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, mendatangi Kantor Cabang PLN Kuningan, Kamis (19/3/2026) malam untuk melakukan aksi demonstrasi. Aksi ini dipicu...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Desa Langseb Kecamatan Lebakwangi menunjukkan rasa saling peduli sesama. Dimana, Gerakan Nanggerang Bersatu (GNB) kembali menggelar kegiatan santunan sosial sebagai bentuk...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bagian dari ikhtiar menebar kebermanfaatan di bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Al-Multazam bersama ULZ Al-Multazam Peduli menyalurkan lebih dari 500...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kado terindah di penghujung Ramadhan bagi Universitas Kuningan (Uniku) datang dari program studi (Prodi) pendidikan bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan di Kecamatan Kuningan ramai dikunjungi warga, terutama pemudik yang pulang dari perantauan. Camat Kuningan, Deni Hamdani SE...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski pemerintah belum memastikan, Muhammadiyah lebih dulu memutuskan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1.447 H jatuh pada hari Jumat (20/3/2026) besok....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan lampu merah Oleced, Selasa (17/3/2026)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, H-1 Hari Raya Idul Fitri 1.447 H, harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau naik, Kamis (19/3/2026). Yang cukup menonjol,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 20 anak yatim binaan Rumah Bunda Mulia (RBM) Kuningan mendapatkan pengalaman berbelanja yang berkesan pada Rabu (18/3/2026). Melalui program kolaborasi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Komunitas motor Blackhorse Mc Kuningan menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat di Kuningan, Selasa (18/3/2026). Sebanyak 120 anak...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilantik, Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat tak canggung segera bergerak di...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan pada awal Maret 2026. Kapolres...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yang kemudian diperbarui dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 ( revisi kedua UU...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tugu Angklung yang dibangun tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) resmi berdiri dan diresmikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr...