KUNINGAN (MASS) – Di Desa Cikupa Kecamatan Darma, rumah penerima bantuan sosial (bansos) terutama PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), ditempeli stiker.
Ratusan rumah penerima bansos dari negara itu, ditempeli stiker dengan data yang cukup jelas, mencakup nama, alamat serta bantuan apa yang didapat.
Kepala Desa Cikupa, Meli Pemilia, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama dengan BPD, tokoh masyarakat serta RT RW.
“Bahwa setiap rumah yang mendapatkan bantuan ditempeli dengan stiker penerima bantuan PKH dan BPNT. (Bukan karena rumah layak tapi nerima bantuan?) Semua (penerima ditempeli stiker), kecuali yang tidak dapat bantuan,” jelas Kuwu Meli, Rabu (21/1/2026).
Kedepannya, kata Kuwu Meli, jika ada masyarakat penerima bansos sudah merasa pendapatan cukup tanpa bantuan, mundur dari penerima bansos, maka stiker yang ditempel akan dicopot.
“Kalo nanti dalam pelaksanaanya (stiker) copot sendiri, maka secara langsung mereka sudah mengundurkan dari dari penerima bantuan,” tuturnya.
Ditanya kenapa hanya PKH dan BPNT yang ditempeli stiker, tidak dengan Bansos tingkat desa, Meli menjelaskan karena sifat bansos desa tidak permanen dan jangka pendek saja, beda dari dua bansos dari pemerintah pusat. (eki)











