Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

256 Peserta Bersaing di seleksi Tilawatil Quran dan Hadits

KUNINGAN (MASS)- Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-46 Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2021 telah resmi dibuka oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH.

Orang  nomor satu  di kota kuda itu secara simbolis  melakukan Pemukulan Bedug bertempat di Aula Hotel Purnama Mulya, Rabu (3/3/2021).

Adapun tema yang di angkat adalah “Terciptanya Generasi Qur’ani dalam Mewujudkan Kuningan Agamis di Masa Pandemi.”

Kemudian, Tilawatil Quran dan hadist tersebut di laksanakan satu hari di 8 titik yaitu diantaranya Masjid Al-Muttaqin Awirarangan, Masjid Baitul Rohman Awirarangan (Serang).

Selanjutnya Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan, Masjid At-Taufiq Komplek KIC, Masjid Al Munawar Purwawinangun, Masjid Al Falaah Cijoho.

Kemudian, Masjid Nurul Iman Komplek Stadion Mashud Wisnuwaputra, dan Aula Gedung Iphi Kabupaten Kuningan.

Selain itu, jenis perlombaan pada tahun ini memperlombakan 8 kecabangan yakni, Tilawah Anak Putera, Tilawah Anak Puteri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lalu, Tilawah Dewasa Putera, Tilawah Dewasa Puteri, 1 Juz Tilawah Putera, 1 Juz Tilawah Puteri, 5 Juz Tilawah Putera, dan 5 Juz Tilawah Puteri.

Seleksi Tilawatil Qur’an Dan Hadits (STQH) Ke-46 Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2021 bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan kegemaran masyarakat dalam membaca, memahami, menghayati serta mengamalkan isi kandungan al-quran.

Selain itu menciptakan generasi qur’ani Kabupaten Kuningan yang berkualitas dan berprestasi.

Kegiatan Musabaqoh ini merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Kuningan setiap tahun, untuk mewujudkan Visi dan Misi melalui perlombaan.

Tentu  yang dapat meningkatkan membaca Al-qur’an untuk masyarakat Kabupaten Kuningan dan menciptakan generasi qur’ani yang handal dan berprestasi, sehingga mampu membawa nama baik Kabupaten Kuningan di tingkat Lokal, Nasional maupun Internasional.

“Dimana kegiatan ini telah menjadi tradisi yang diselenggarakan mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, hingga ke tingkat Nasional bahkan Internasional yang selalu dihiasi dan diiringi dengan berbagai kegiatan serta kemeriahannya,” kata Bupati.

Selanjutnya, Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan STQH tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimana penyelenggaraan STQH tahun ini dilaksanakan dengan sederhana karena pandemi covid-19.

Namun tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan STQH. Tak lupa, Bupati Acep  memberikan apresiasi kepada Kesra Setda Kabupaten Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tidak lupa juga untuk  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan dan LPTQ Kabupaten Kuningan selaku leading sektor 5 penyelenggaraan kegiatan STQH ini.

Karena dengan semangat yang tinggi, kerjasama dan koordinasi yang baik, kegiatan ini akan berjalan dengan sukses.

Semua harus optimis dan bangkit dari segala dampak akibat pandemi, namunia juga berpesan agar penyelenggaraan STQH Ini tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan.

“Serta terima kasih juga kepada para camat se-Kabupaten Kuningan atas partisipasi dan keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan ini,” ungkap bupati.

Sementara Laporan Ketua Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kuningan R H Dian Rachmat Yanuar MSi  yang di wakili oleh Asda 1 Drs H Dadi Hariadi, MSi melaporkan, peserta/kafilah STQH merupakan perwakilan dari setiap Kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Adapun  jumlah peserta 256 dari 8 kecabangan, dan ditambah 2 orang official dari masing-masing kecamatan.

Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-46 Tingkat Kabupaten Kuningan pada tahun ini memperlombakan 8 kecabangan dari 10 kecabangan yang diperlombakan.

“Untuk 2 cabang tersebut yaitu hadits dan tafsir yang tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini, karena mengingat dan menimbang keterbatasan waktu dengan situasi pandemi,” sebut Asda 1 mewakili Sekda Kabupaten Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian, untuk tempat penyelenggaraan lomba menggunakan 7 Masjid dan 1 Gedung Aula.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan Drs. H. Asep Hidayat MM menyampaikan penyelenggaraan STQH tahun ini berbeda dengan tahun lalu karena adanya Pandemi Covid -19.

Peserta juga wajib menerapkan Protokol Kesehatan, seperti Penggunaan masker, cuci tangan dengan air mengalir dan jaga jarak.

Kemudian, Ia menginginkan kembali citra MTQ dengan menyemarakkan Syi’ar Islam, sebagai evaluasi Pembinaan tilawah al-Qur’an dan cabang-cabang lainnya yang dilakukan oleh LPTQ Kecamatan pada umumnya.

“Melalui ikhtiar dan upaya pembenahan penyelenggaraannya diharapkan STQH berfungsi sebagai aktualisasi spirit keberagamaan untuk menyatukan langkah membangun generasi Qur’ani menuju Kuningan MAJU dengan Inovasi dan Kolaborasi yang pastinya dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul dengan membumikan Al Qur’an,” harapnya.

Diterangkan, pihaknya menyambut baik diterbitkannya Buku Pedoman Penyelenggaraan STQH tahun 2020 Tingkat Kabupaten Kuningan.

Hal ini  agar memberikan gambaran yang jelas tentang pelaksanaan STQH, dengan harapan Penyelenggaraan STQH saat ini berjalan lancar, tertib dan sukses.

Turut hadir dalam acara Kabag Kesra Setda Kuningan H Nunung Nurjati , Kasubag Bina Mental dan Spiritual Wibawa Gumbira, Ssos M.Pd, Camat se-Kabupaten Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selanjutnya Kepala KUA dan Para Ketua Lptq Kecamatan se-Kabupaten Kuningan, Ketua MUI Kabupaten Kuningan, Koordinator Dewan Hakim Dan Panitera, Jajaran Panitia Dan Para Pendukung Penyelenggara Kegiatan, serta Seluruh Kafillah Dan Official STQHTingkat Kabupaten Kuningan. (agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement