KUNINGAN (MASS) – Ajang Grand Final Perspektif Competition 2025 yang berlangsung pada Sabtu (30/8/2025), di Aula Kodim 0615 Kuningan berhasil menampilkan generasi muda yang cerdas, berani, dan kreatif. Dalam kompetisi bergengsi ini, siswi SMAN 1 Kuningan meraih gelar juara Siswa Paling Cerdas & Kritis setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Kuningan. Sebelum kompetisi dimulai Aditya Toharudin selaku Pembina SAS Forum Kuningan sekaligus Ketua Pelaksana, menjelaskan visi dan misi forum tersebut.
“SAS Forum Kuningan hadir untuk menciptakan ruang berkembang bagi generasi muda agar dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, baik melalui kesehatan, pendidikan, seni, maupun sosial,” jelasnya.
Suasana grand final semakin meriah dengan kehadiran penonton yang memadati aula. Para finalis mempresentasikan ide-ide inovatif mereka dalam format yang tidak hanya menguji kecerdasan akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi dan kreativitas berpikir. Energi positif mengalir dari penonton yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
Dalam momen penentuan, siswi SMAN 1 Kuningan menunjukkan kepiawaian yang luar biasa. Argumentasi kritis, analisis tajam, dan solusi aplikatif yang diajukan terhadap isu-isu yang diangkat membuatnya layak dinobatkan sebagai Siswa Paling Cerdas & Kritis Perspektif 2025. Penampilannya menjadi sorotan utama dalam kompetisi ini.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa generasi muda Kuningan memiliki potensi luar biasa untuk bersaing di tingkat yang lebih luas,” ungkap Adrian Muhfizar Ramadan, salah satu dewan juri.
Acara ini juga merupakan bagian dari Pre-Event 4 #1Nusantara Melon Fest 2025, yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para peserta untuk semakin aktif dalam bidang akademik maupun sosial. Dengan keberhasilan siswi SMAN 1 Kuningan, harapan besar muncul agar semakin banyak generasi muda yang berani tampil sebagai pemimpin perubahan di masa depan.
Pemenang kompetisi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan. “Kami ingin melihat lebih banyak ide-ide segar dan kreatif dari generasi muda,” pungkas Aditya. (raqib)