KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka menutup rangkaian kuliah subuh Ramadhan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Hidayah bekerja sama dengan IRMAS Nurul Hidayah dan Pemerintah Desa Kalapagunung menggelar acara gelar sorban dan santunan anak yatim.
Kegiatan penutupan berlangsung khidmat di Masjid Nurul Hidayah pada Minggu (15/3/2026), dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang juga mendapat THR kepada sekitar 250 anak yang rajin hadir kuliah subuh, 37 pengurus IRMAS Nurul Hidayah, 20 anggota tim hadroh, serta beberapa pengurus DKM
Acara dimulai dengan tausiyah penutup oleh Dr H Fenny Rachman, S St dalam ceramahnya ia mengingatkan jamaah agar tidak menyia-nyiakan sisa waktu Ramadhan yang penuh berkah.
“Di akhir bulan Ramadhan ini penuh dengan keberkahan, maka isi waktu dengan kebaikan. Semoga kita mendapat Laylatul Qadr dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan,” ujarnya.
Penutupan kuliah subuh ditandai dengan gelar sorban sebagai simbol keberkahan dan doa bersama. Setelah itu dilanjutkan pembagian santunan untuk anak-anak yatim yang menjadi momen haru bagi peserta dan keluarga penerima santunan. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka sekaligus mengajarkan nilai kepedulian sosial di lingkungan desa.
PJ Kepala Desa Kalapagunung, Hj Ade Winarni, S St dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus haru karena kegiatan kuliah subuh yang berlangsung selama 23 hari ini bisa berjalan lancar sampai penutupan. Ia berharap warga selalu diberikan kesehatan agar dapat bertemu lagi dengan Ramadhan berikutnya.
“Waktu berlalu begitu cepat. Mudah-mudahan kita semua dipertemukan lagi dengan Ramadhan tahun depan dalam keadaan sehat wal afiat, aamiin,” ucapnya.
Selain santunan anak yatim, panitia juga mendapat dukungan dari seorang donatur dermawan yang memberikan THR kepada sekitar 250 anak yang rajin hadir kuliah subuh, 37 pengurus IRMAS Nurul Hidayah, 20 anggota tim hadroh, serta beberapa pengurus DKM. Bantuan ini dinilai menjadi spirit tambahan bagi pengurus dan peserta untuk terus menggiatkan kegiatan positif di desa.
Ketua DKM Nurul Hidayah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya rangkaian acara. Ia menekankan pentingnya kebersamaan antara masyarakat, pemerintah desa, dan organisasi lokal seperti IRMAS untuk menjaga kelangsungan kegiatan keagamaan dan sosial di desa.
“Terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang ikut berperan, khususnya pemerintah desa, IRMAS, serta panitia yang telah menyumbangkan energinya demi suksesnya acara ini,” pungkasnya. (raqib)












