Tuyul pun Ikut Memeriahkan Agustusan di Desa Jambar

NUSAHERANG (Mass) – Merdeka! Merdeka! Merdeka! Itulah ungkapan yang dapat diungkapkan kepada besarnya antusias masyarakat Desa Jambar Kecamatan Nusaherang yang menyelenggarakan kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan.

Bulan Agustus adalah bulan yang penting bagi masyarakat Indonesia. Penyelenggaraan lomba merupakan suatu upaya untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak sekali perlombaan yang dapat diselenggaran dalam memperingati hari Kemerdeaan ini.

Perlombaan yang diselenggarakan di Desa Jambar adalah lomba azan, lomba hafalan surat pendek, , lomba pancing botol, lomba berhitung cepat, tenis meja , lomba balap karung, lomba hafalan surat pendek , bola volly serta lomba badminton.

Lomba ini dikategorikan menjadi 2 kelas yaitu untuk anak-anak dan orang dewasa. Bahkan pada saat karnaval ada seorang bocah yang berdandan menyerupai tuyul dalam memeriahkan acara. 

Dengan diselenggaran kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya anak-anak Jambar memiliki semangat yang tinggi dalam pemperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat kebangsaan, membentuk jiwa bersaing kompetitif dan sehat bagia anak-anak, serta mampu mempererat tali silaturahmi,” ujar Hamdan, seorang pemuda setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jambar, Awan mengatakan kegiatan 17 Agustus 2017 merupakan rutinitas tahunan yang diselenggarakan secara semarak dan banyak perlombaan.

“Bukan niatan menyaingi kegiatan di tingkat kecamatan, tapi kekompakan dan kebersamaan masyarakat menjadikan kegiatan 17 Agustus di Desa Jambar dirayakan penuh semarak,” kata Awan.

Dalam kegiatan rutin tahunan ini Ketua Karang Taruna akan lebih mengedepankan dan mendorong para pemuda desa untuk melaksanakan kegiatan agustusan ini. Hal tersebut di buktikan dengan kepanitian yang berisikan para pemuda desa baik yang menjadi anggota maupun pengurus karang taruna. Bahkan yang tidak menjadi pengurus atau anggota juga terlibat didalamnya.

“Dengan semangat “yang muda yang berkarya” diharapkan desa ini menjadi lebih maju, lebih kompak dengan keberagaman, kebersamaan dan toleran,” harap Awan. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com