Siapa Bilang PPP Mau Koalisi Sama PKB dan NasDem?

KUNINGAN (MASS) – Pasangan H Momon Rochmana dan dr Toto Taufikurohman Kosim yang diwacanakan hendak diusung Koalisi Poros Tengah (PKB-NasDem-PPP) nampaknya menemui kendala. PPP sebagai partai penentu koalisi tersebut menyatakan, hingga saat ini belum kemana-mana.

“Siapa bilang PPP mau koalisi sama PKB dan NasDem? Sampai saat ini kami belum memutuskan untuk berkoalisi dengan partai mana pun, apalagi sampai mengusung calon. Menurut kami itu masih terlalu dini,” tandas Ketua DPC PPP Kuningan, H Uus Yusuf SE, Rabu (30/8).

Ia mengatakan, saat ini partainya masih dalam tahapan penjajakan untuk koalisi dan komunikasi dengan para kandidat. Mengacu pada mekanisme partai, PPP pun dituntut untuk menggelar Mukercab terlebih dulu. Sejauh ini proses tersebut belum dilalui.

“Sesudah Mukercab, hasilnya akan kami bawa ke DPW dan diteruskan ke DPP. Untuk itu kepada para kader dan simpatisan PPP, kami minta bersabar menunggu proses di internal partai dulu,” ucapnya.

Jadi, Uus menegaskan sampai sekarang PPP belum kemana-mana dan belum kepada siapa-siapa. Dia mengakui, DPC PPP Kuningan diberikan keleluasaan dalam menentukan pilihannya baik oleh DPW maupun DPP. Namun semua itu harus sesuai mekanisme.

“Dalam merumuskan kawan koalisi dan figur yang akan diusung, kami akan menghadirkan DPW, 32 PAC dan Pengurus Harian DPC sekitar 20 orang. Kita akan godok agar tidak salah dalam memutuskan,” jelasnya.

PPP, tambah Uus, masih akan terus membangun komunikasi dengan semua calon. Sosok yang akan dipilih, tentu memperhatikan komitmennya dalam membesarkan partai, komitmen terhadap umat Islam dan kepada masyarakat.

“Jangan sampai dia peduli hanya ketika butuhnya saja. Setelah jadi, dadah begitu saja,” ketus politisi asal Kelurahan Awirarangan itu.

Soal perhatian kepada umat Islam, imbuhnya, itu karena Kuningan mayoritas masyarakat muslim. Sehingga calon yang akan didukung PPP mesti memperhatikan pondok pesantren, guru ngaji dan alim ulama.

“Jadi bukan semata-mata mampu mendongkrak suara, tapi calon tersebut harus peduli kepada ponpes, guru ngaji dan alim ulama,” tandasnya.

Secara terbuka, Uus mengakui telah menjalin komunikasi dengan sejumlah bakal calon yang mengarah pada ajakan. Bahkan ia menyebutkan nama mulai H Acep Purnama, M Ridho Suganda, H Udin Kusnaedi, H Mamat Robby Suganda, dr Toto Taufikurohman Kosim, Dani Iskandar dan H Dudy Pamuji.

“Bicara hubungan pa Acep sahabat saya, Edo hubungan dengan pa Aang, Haji Udin sahabat saya, Mamat Robby teman baik dan calon yang pernah menjabat anggota DPRD Jabar yang ikut andil membangun Kuningan, Toto juga bagus ingin mempersatukan umat Islam, Dani Iskandar teman seperjuangan juga Dudi pernah ngobrol sepintas kayak malu-malu ngajak PPP,” ungkapnya. (deden)

 

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com