Pasien Trauma dan Gawat Darurat Ditolong Cepat dalam Pelatihan

KUNINGAN (MASS) – Beberapa pasien yang mengalami trauma dan pasien kegawatdaruratan, ditolong secara cepat dan tepat oleh mahasiswa. Ini merupakan praktik pengasahan keterampilan bagi kalangan mahasiswa STIKKU Prodi Profesi Ners.

“Program pelatihan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi profesi Ners. Namanya pelatihan BTCLS (Basic Trauma and cardiac life support),” sebut Ketua Prodi Ners, Ns. Lia Mulyati, S. Kep., M. Kep. Minggu (15/10/2017).

Pelatihan tersebut diselenggarakan sejak 10-14 Oktober. Tempatnya di Aula dan Laboratorium Keterampilan STIKKU yang diikuti 40 mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Gadar Medik Indonesia dan diikuti. Peserta mendapatkan materi teori 40 persen dan praktek 60 persen.

“Dalam kegiatan ini mahasiswa diajarkan bagaimana penanganan yang terpola sehingga mahasiswa mampu memberikan pertolongan secara cepat dan tepat yang pada akhirnya dapat mengurangi angka kematian dan kecacatan,” jelasnya.

Lewat pelatihan tersebut, Lia berharap kompetensi mahasiswanya meningkat dalam penanganan trauma dan kegawatdaruratan cardiovaskuler. Dengan begitu secara otomatis akan bisa meningkatkan daya saing lulusan.

Sementara, Ketua STIKes Kuningan, Abdal Rohim, S. Kp., M. H,  menegaskan, kegiatan itu merupakan salah satu upaya mewujudkan moto STIKKU terdepan dalam mutu.

“Selain itu saat ini kemampuan penatalaksanaan BTCLS yang dibuktikan dengan adanya sertifikat pelatihan BTCLS sudah menjadi suatu persyaratan yang minta oleh setiap tempat pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Sehingga dengan pelatihan tersebut, imbuh Abdal, diharapkan dapat meningkatkan daya serap lulusan oleh steakholder. Dengan kata lain, STIKKU berupaya membekali para lulusan untuk memenuhi kebutuhan steakholder. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com